
Calon emiten, PT Garuda Indonesia (Persero), tidak akan membagikan dividen kepada pemegang saham setelah penawaran publik perdana (initial public offering/IPO) karena masih mencatat akumulasi rugi. Sekretaris Menteri BUMN M. Said Didu menuturkan laba bersih yang diperoleh Garuda pada beberapa tahun belakangan ini belum bisa menutup akumulasi rugi yang dicatat tahun-tahun sebelumnya.



Berita


Memasuki puncak arus balik liburan sekolah, Minggu (11/7/2010) Bandara Ngurah Rai dipadati ribuan wisatawan domestik. Mereka akan kembali ke kota masing-masing usai meni...



