Info Penerbangan

Berita Seputar Penerbangan

Tuesday
Sep 07th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Berita Nasional Lion Air Tergelincir di Bandara Selaparang

Lion Air Tergelincir di Bandara Selaparang

Pesawat Lion Air MD 190 dengan nomor penerbangan 652 jurusan Jakarta - Mataram tergelincir ketika mendarat di Bandara Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (27/6), sekitar pukul 14.18 Wita.
Pesawat naas yang membawa penumpang sekitar 155 orang dan tujuh awak pesawat itu tergelincir dengan posisi badan pesawat melintang di tengah landasan pacu yang mengakibatkan bandara ditutup selama beberapa jam.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun ratusan penumpang tampak panik, begitu juga dengan keluarga para penumpang yang berada di ruang tunggu tampak tegang  melihat peristiwa tersebut sehingga memaksa untuk masuk ke lokasi kejadian.

Menurut  Airport Duty Manager Bandara Selaparang, Agus Adi Pratomo, pesawat tersebut tergelincir karena pilot salah posisi ketika akan memutar badan pesawat. "Petugas menara telah memberikan aba-aba supaya pilot memutar pesawat di ujung landasan yang jaraknya 2.100 meter, tetapi pilot memutar pesawat di meter ke 1.600," ujarnya.

Menurut dia, akibat dari kesalahan lokasi memutar badan pesawat itu hidrolik roda depan tidak berfungsi sehingga harus digeret ke tempat parkir pesawat yang seharusnya  dengan alat penderek.

Akibat peristiwa tergelincirnya pesawat Lion Air tersebut bandara ditutup sehingga dua pesawat yaitu Garuda tujuan Jakarta dan Riau AirlineS yang dicarter Transnusa tujuan Sumbawa tertunda hingga beberapa jam. Selain itu, sebanyak 175 penumpang pesawat Lion Air yang hendak berangkat ke Jakarta masih berada di ruang tunggu Bandara Selaparang.

Dari ratusan penumpang tersebut terdapat sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi yang melakukan kunjungan kerja ke NTB dan lima wartawan dari media cetak nasional seperti Kompas, Bisnis Indonesia, Gatra dan Suara Pembaruan.  "Pesawat Lion Air yang seharusnya berangkat pukul 14.20 tertunda hingga pukul 18.30 wita,  para penumpang sudah diberikan informasi agar bisa memaklumi kesalahan teknis itu," ujarnya.

Sementara itu, Manager Station, Lion Air, Indra Aprianur, membantah peristiwa tersebut akibat kesalahan dari pilot. "Pesawat hanya belok terlalu ekstrim sehingga roda depan ngeblok yang menyebabkan hidrolik roda depan tidak berfungsi dan kondisi pesawat juga laik terbang," ujarnya.

 

 

Sumber : Kompas.com

Comments
Add New Search
Lusiana. K . Gama  - Kenapa ?   |2009-06-27 20:00:24
Kata ini lah yang pertamakali singgah di dalam pik iran saya.. Ada apa sebenarny
a degan penerbangan k ita.. knapa kog setiap ,minggu rutin kecelakaan mu lu, ya
jatuh lah, tergelincir etc.. kesalahan siap a ya, Human factor, Teknis, or ,,, ?
jadi bingung. ...
d2  - Ancur   |2009-07-01 12:53:24
aku rasa kinerja lion air akhir2 ini buruk sekali, ,,aku pernah mengalami penerb
angan buruk dari CGK- SRG,,,pada saat bandara ahmad yani sedang di landa banjir
,,,pesawat lion air yg aku tumpangi memaksa untuk terbang dr CGK-SRG setelah de
lay 6 jam,,,pa da saat take-off hingga cruising tidak terdapat ma salah yg berar
ti hanya turbulensi kecil,,,tetapi k limaksnya adalah pada saat akan landing di
SRG,,,p esawat mengalami guncangan hebat akibat turbulensi di langit semarang,,
,tetapi pilot memaksa untuk t etap turun,,,hingga akhirnya pesawat landing di SR
G,,,dan parahnya runway hanya bisa terpakai seteng ahnya yg mengakibatkan pesaw
at di paksa untuk berh enti hanya dengan setengah runway,,,aku acungin je mpol b
uat pilotnya,,,tetapi yg jadi masalah ternya ta pesawat sriwijaya dan garuda tuj
uan SRG yg nota bene berangkat lbh dahulu dari pesawatku masih jg blm landing,,
,usut punya usut kedua pesawat tsb ms h berputar2 d...
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

 

Info Penerbangan on Facebook