Maskapai khusus kargo Cardig Air berencana membuka rute ke China pada pertengahan tahun ini, menyusul adanya peluang pasar seiring dengan penerapan keijakan Asean-China Free Trade Aggreement (ACFTA).
Sekretari Perusahaan Cardig Air Akbar Masmardi mengatakan pihaknya akan menggunakan pesawat Boeing 737-300 dengan kapasitas angkut mencapai 16 ton untuk sekali penerbangan.
“Sampai saat ini kami masih menyiapkan segala sesuatunya. Rute yang akan dijalani adalah Jakarta-Singapura-Bangkok-Shenzhen, pulang pergi. Rencananya, menggunakan Boeing 737-300,” tuturnya siang ini.
Cardig Air saat ini mengoperasikan 2 unit Boeing 737-300. Pada tahun ini perusahaan berencana untuk mendatangkan lagi sejumlah armada sebagai bagian ekspansi pembukaan rute-rute baru.
Salah satu jenis pesawat yang akan dioperasikan adalah Airbus 300 B4 dengan kapasitas angkut 40 ton. Cardig Air rencananya akan mendatangkan dua unit jenis pesawat itu dari perusahaan penyewaan pesawat.
EVP Maintenance & CMO Cardig Air Munadi Oesman mengatakan dua pesawat Airbus itu akan dioperasikan untuk mendukung rencana perusahaan membangun penerbangan pengumpul (hub) di Singapura.
“Kalau dulu, kami susah sekali mencari pesawat sewa. Sekarang sudah banyak yang menawari,” katanya.(Bisnis.com)
| Comments |
|


