Data-datanya adalah: Booked Code:LBUUVX, Passenger Name: xxxxxxxx, Ticket No: 6717118540060, Nomor kursi yang saya duduki: 10C. Pada saat di runway sewaktu mau take off kursi yang saya duduki tiba-tiba ter-recline ke belakang. Dan, dari sejak di runway sampai take off saya harus memegang bagian depan dari arm rest supaya badan saya bisa tetap tegak. Hal ini telah saya laporkan kepada awak kabin Batavia Air Pramugara bernama RBA.
Dan, dia sendiri telah mengecek dan memohon maaf kepada saya. Tapi, untuk saya, itu sama sekali tidak cukup. Selama ini pada saat 'taxi' para awak kabin sudah mengimbau untuk menegakkan sandaran kursi.
Semua aturan sudah saya ikuti tapi rupanya salah satu alat 'safety' di atas pesawat sama sekali tidak memenuhi syarat untuk itu. Bagaimana kalau sampai terjadi apa-apa. Saya yang terkena apes karena kursi tersebut tidak memenuhi standar 'safety'.
Foto-foto sudah saya attach. Apakah itu safety yang harus saya bayar dengan nyawa saya? Cuma seharga tiket one way Jakarta - Denpasar. Hal ini harusnya langsung ditangani oleh Kapten yang bertugas. Karena kalau kondisi 'tidak memenuhi syarat terbang' dia tidak boleh menerbangkan pesawat tersebut.
Tetapi, seperti kata Pramugara RBA bahwa dia telah melaporkan ke Kapten. Cuma permintaan maaf lalu saya dipersilakan untuk duduk di kursi belakang. Kalau tidak ada kursi kosong bagaimana?
Saya minta untuk direspon dan ditanggapi dengan serius dan saya minta pertanggungjawaban pihak Batavia Air. Karena saya sebagai konsumen merasa sangat dirugikan. Bahwa Batavia Air 'tidak mementingkan "safety" para penumpang dan hanya mengejar profit'.
Yang saya ingin tahu adalah:
- Apa yang menjamin hal seperti ini tidak terjadi lagi?
- Apa yang menjamin saya mau menggunakan Batavia Air lagi?
- Apakah terpikir jika saya memiliki ketakutan naik pesawat ditambah lagi kursi seperti itu?
Bukan cuma masalah kursi rusak. Ini sudah menyangkut masalah keselamatan. Penumpang itu tidak naik gratis tapi bayar. "Safety First". Tapi, nyatanya? Hanya permohonan maaf menurut anda cukup?
Saya pribadi masih tidak terima. Saya juga pernah bekerja di perusahaan jasa. Dan, tidak seperti ini service kepada customer yang kecewa. Apalagi ini adalah sebuah airlines ternama di Indonesia. Cuma segini saja pelayanan terhadap kepuasan konsumen.
Arya Dewabrata
Jl Pinguin Tengah Blok CI No 9 Bintaro Jakarta
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
0816772992
| Comments |
|
|
||||||||
|
||||||||
|
||||||||
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3


