Ragam

ALASAN JENDELA PESAWAT WAJIB DIBUKA SAAT TERBANG DAN MENDARAT

Infopenerbangan.com – Saat saya naik pesawat, seorang pramugari menegur penumpang yang duduk di sebelah saya untuk membuka tirai jendela pesawat, hampir setiap saat pramugari-pramugari cantik tak pernah absen mengingatkan penumpang untuk membuka tirai saat landing maupun take off. Selain itu, awak kabin juga akan mengingatkan untuk membuka penutup atau tirai jendela pesawat, lalu apa alasan sebenarnya kenapa tirai tidak boleh ditutup.

Alasan jendela tidak boleh ditutup ketika pesawat take off maupun landing adalah demi keselamatan penerbangan. Keselamatan yang dimaksud adalah dimana ketika terjadi masalah pada engine pesawat ataupun keadaan darurat dari luar maka pramugari ataupun penumpang yang melihat kejadian itu bisa cepat mencari jalur evakuasi ketika melakukan pendaratan darurat.

Alasan tirai ini tidak ditutup bukan hanya teguran semata tapi sesuai dengan aturan ketat FAA menyebutkan evakuasi penumpang dalam kondisi darurat hanya diberikan tenggat waktu selama 90 detik. Dengan waktu sesingkat itu, penumpang tidak boleh ada yang berpikir untuk menyelamatkan barang bawaannya. Yang harus diutamakan adalah cepat keluar dengan selamat dan tetap tenang mengikuti petunjuk kru penerbangan yang telah memberikan instruksi setiap akan take off.

Hal ini juga memungkinkan awak kabin mengawasi terjadinya pendaratan dan penerbangan, serta mencari jalan keluar terbaik apabila terjadi kecelakaan dalam penerbangan. Cahaya alami yang berasal dari luar kabin menjadi salah satu faktor yang berpengaruh dalam pendaratan darurat yang lebih ‘nyaman’.

Nah, membuka tirai jendela saat pesawat lepas landas dan mendarat juga merupakan bagian dari prosedur standar darurat dan penumpang diminta untuk melakukannya.

Selain siang hari, tirai jendela pun wajib dibuka ketika malam hari, membuka tirai jendela saat malam lebih penting ketimbang siang hari. Membuka tirai jendela saat keadaan darurat di malam hari, berguna untuk menerangi keadaan di sekitar pesawat.

Prosedur ini juga berlaku pada penerbangan di malam hari, saat waktu lepas landas dan mendarat penumpang diminta untuk membuka tirai jendela dan lampu kabin akan dimatikan.

Sebagai contoh kerusakan pada sayap atau mesin terbakar, sangat baik bila tirai jendela terbuka dan ada penumpang yang melihatnya sehingga dapat ditangani dengan cepat oleh kru penerbangan.

Pengaplikasian instruksi membuka penutup kaca jendela itu penting, terutama jika terjadi masa kritis, seperti terjadi ban pesawat tergelincir, pendaratan tidak sempurna, dan berbagai macam skenario terburuk lain dalam penerbangan.

Jadi, membuka tirai jendela memang hal sepele, tapi jika tidak dilakukan, keselamatan nyawa para penumpang menjadi taruhan.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close