News

GARUDA INDONESIA TUTUP BEBERAPA RUTE PENERBANGAN

Infopenerbangan.com – PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) mengatakan kondisi industri penerbangan saat ini tertekan akibat mahalnya harga avtur dan melemahnya nilai tukar rupiah. Ditambah, belum lama ini pemerintah memutuskan menurunkan Tarif Batas Atas (TBA) sebesar 12-15 persen pada maskapai full service.

“Saya tidak ingin protes tapi ini (kondisi) apa adanya. Kita dikenakan lagi di avtur PPN 10 persen dan leasing pesawat di Indonesia 10 persen. Komponen pajak jumlahnya cukup besar sehingga tidak bisa kalau bersaing di luar negeri,” ucap Ari, sapaannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019.

Guna menekan kerugian, emiten bursa berkode GIAA ini terpaksa menutup beberapa rute penerbangan Internasional usai liburan musim panas. “Sekarang kami berpikir untuk menutupnya setelah liburan. Karena kita memang tidak bisa kasih subsidi lagi. Jadi untuk liburan Lebaran kami habiskan,”imbuhnya.

Garuda Indonesia juga akan menutup penerbangan rute Mumbai-Denpasar dan Belitung-Singapura. Rute tersebut pada awalnya dibuka lantaran Kementerian Pariwisata menjanjikan memberi dana Rp.8 miliar per bulan. Khusus Belitung-Singapura, dijanjikan Rp.8 miliar untuk enam bulan. Sayangnya, janji tersebut belum di tepati, ujar Ari.

Beberapa rute domestik turut terdampak, beberapa penerbangan ke daerah remote (terpencil) bakal dikurangi frekuensinya, mencakup Morotai, Maumere, dan Bima. Pasalnya, bahan bakar untuk menuju rute tersebut jauh lebih mahal, bisa 80 persen di atas harga bahan bakar pada umumnya.

“Di Indonesia harga rata-rata per jam itu dalam rupiah kita paling rendah sendiri dibandingkan dengan Jepang atau Tiongkok, Amerika Serikat, Eropa, atau Australia. Ini proporsi waktu TBA masih tinggi, sekarang turun, tambah jauh lagi,” pungkasnya. 

Hanya ada di Indonesia aturan Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB). Belum lagi, biaya pemotongan pajak untuk avtur dan leasing. Ujar Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close