NewsRagam

PENUHI STANDAR ICAO, KOMPETENSI INSPEKTUR PENERBANGAN DIGENJOT

InfoPenerbangan.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan terus meningkatkan kompetensi para Inspektur Penerbangan terutama dalam bidang keamanan sebagai syarat terpenuhinya standar (compliance) oleh International Civil Aviation Organization (ICAO).

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti mengatakan, kegiatan pelatihan di bidang keamanan ini bekerja sama dengan ICAO National Inspectors Course yang berlangsung sejak 25 Maret hingga 2 April 2019 di Bali.

“Pelatihan bagi para Inspektur Penerbangan ini penting untuk meningkatkan kompetensi inspektur penerbangan dan untuk menindaklanjuti temuan corrective action plan ICAO Universal Security Audit Programme,” kata Polana dalam siaran pers, Senin (25/3/2019).

Dia menuturkan bahwa komitmen utamanya adalah meningkatkan keselamatan, keamanan dan pelayanan yang tidak bisa dikompromikan. Keamanan penerbangan harus dijaga sesuai dengan standar dan prosedur yang berlaku di dunia penerbangan internasional.

Pelatihan inspektur penerbangan yang bekerja sama dengan ICAO melalui Aviation Security Implementation Plan (ASIP) dibuka oleh Direktur Keamanan Penerbangan Dadun Kohar diikuti sebanyak 20 peserta yang terdiri dari inspektur penerbangan dari Direktorat Keamanan Penerbangan, Otoritas Bandar Udara (OBU), Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) dan PT Angkasa Pura I (Persero).

“Pelatihan bagi para inspektur penerbangan untuk meningkatkan kompetensi inspektur penerbangan dalam melakukan audit terhadap operator bandara di bidang keamanan,” kata Dadun.

Dalam pelatihan itu, para peserta mendapatkan materi mengenai kegiatan pengawasan keamanan penerbangan yang tercantum dalam Program Pengawasan Keamanan Penerbangan Nasional, Kriteria dan Kewenangan Inspektur Keamanan Penerbangan, serta Metodologi.

Ada pula materi tentang teknik dan persiapan dalam melaksanakan inspeksi, cover test dan investigasi, Praktek dalam melaksanakan inspeksi yang dilakukan di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Bali.

Dalam Global Aviation Security Plan Roadmap disampaikan bahwa 80% anggota ICAO pada tahun 2020 harus memenuhi compliance 65% dan terus meningkat pada 2023 yaitu, 90% anggota ICAO harus memenuhi compliance lebih dari 80%. Pada 2030, seluruh anggota ICAO harus memenuhi standar pemenuhan compliance di atas 90%.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close