News

IPI DAN SPESIALIS KEDOKTERAN KEDIRGANTARAAN MEMBAHAS KESEHATAN PILOT

Infopenerbangan.com РDalam rangka meningkatkan keselamatan penerbangan, Ikatan Pilot Indonesia (IPI), Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) bekerjasama dengan Program Pendidikan Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan Angkatan ke-6, Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran, dan Universitas Indonesia untuk mengadakan pertemuan di Gedung Serbaguna PT. Angkasa Pura I, Kemayoran, pada  Kamis (06/12/2018).

Tema yang diusung adalah “Fatigue in Aviation Safety: Beware of it!”. Dipilihnya tema ini bertujuan meningkatkan kesehatan untuk para pilot di Indonesia dan membekali pengetahuan terkait kelelahan (fatique) yang mengakibatkan pilot kurang fit saat bertugas.

Seorang pilot wajib melakukan medical check up setiap 6 bulan sekali yang selama ini mereka lakukan untuk mendapatkan sertifikat kesehatan, tetapi dalam kurun waktu sebelum pemeriksaan berikutnya di 6 bulan mendatang pilot juga membutuhkan maintenance kesehatan.

Dalam pertemuan Yang berlangsung sehari tersebut dihadiri oleh pakar penerbangan, instansi dan  maskapai, diantaranya Capt Avirianto, Direktur DKPPU, Capt. Rama Noya ketua umum IPI, Dr Soemardoko, ketua PERDOSPI menghasilkan beberapa poin yang penting, antara lain :

  1. Kerjasama antara IPI dan PERDOSPI dan perlu dikembangkan sehingga tercapai safety dalam penerbangan dan mengurangi angka incident ataupun accident.
  2. Sesuai UU no.1 thn 2009, diharapkan adanya pemisahan yang jelas antara regulator dan operator.
  3. Diharapkan setiap operator memiliki spesialis dokter penerbangan.
  4. Terkait over work pilot dan self discipline pada pilot. Jika ditemukan atau merasa penurunan kondisi maka pilot diharuskan untuk lapor ke balai HATPEN. Overwork pilot Sudah diatur oleh ICAO tetapi dikembalikan ke operator yang nantinya disampaikan ke DKPPU.
  5. Diharapkan dokter pemberi fit fly duty memiliki background spesialis kedokteran penerbangan, seperti dokter jantung yang harus pula memiliki background spesialis kedokteran.
  6. Diharapkan FRMS lebih sederhana sehingga implementasinya berjalan.
  7. Schedule stability sudah diatur secara online tetapi tidak ada pelaporan dari para penerbang tentang flight duty times, sehingga diharapkan para penerbang dapat melakukan pelaporan secara honest jika ada keluhan sehingga schedule stability dapat berjalan dengan lancar.
  8. Tekanan darah berbeda tiap waktu sehingga perlu pengecekan berkala, jika didapatkan hasil yang tinggi maka dilakukan istirahat dahulu hingga tekanan optimal.
  9. Body mass index sangat penting Untuk penerbang karena akan berpemgaruh kepada metabolisme tubuh yang nantinya bisa dicurigai apakah dapat terjadi gangguan/penyakit berkelanjutan.
  10. Diharapkan HATPEN dapat memiliki balai cabang.
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close