Internasional

BANDARA PALU RESMI BUKA RUTE INTERNASIONAL KE GUANGZHOU

InfoPenerbangan,- Bandar Udara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri di Palu, Sulawesi Tengah, resmi mencatat sejarah baru dengan mengoperasikan penerbangan internasional perdana menuju Guangzhou, China.

Penerbangan yang dilayani oleh Garuda Indonesia tersebut lepas landas pada Kamis (6/8) malam dan menjadi tonggak penting bagi pengembangan konektivitas udara di kawasan timur Indonesia.

Peresmian rute Palu–Guangzhou disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Menurutnya, penerbangan internasional ini menjadi langkah besar setelah Bandara Mutiara SIS Al-Jufri kembali menyandang status sebagai bandara internasional pada tahun 2025.

“Ini merupakan sejarah baru bagi Sulawesi Tengah. Kini bandara kita resmi melayani penerbangan internasional yang akan membuka lebih banyak peluang bagi daerah,” ujar Anwar Hafid.

Penerbangan perdana tersebut mengangkut sebanyak 157 penumpang dengan tingkat keterisian mencapai 100 persen. Seluruh penumpang dijadwalkan menempuh perjalanan sekitar lima jam sebelum tiba di Guangzhou, salah satu pusat perdagangan dan manufaktur terbesar di China.

Kehadiran rute langsung ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi berbagai sektor, terutama pariwisata, perdagangan, investasi, hingga kerja sama ekonomi antara Sulawesi Tengah dan China. Akses udara yang lebih cepat diharapkan mampu meningkatkan mobilitas pelaku usaha sekaligus memperluas peluang ekspor komoditas unggulan daerah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga menaruh harapan besar terhadap pengembangan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri. Selain meningkatkan jumlah penerbangan internasional, pemerintah menargetkan bandara ini dapat berfungsi sebagai embarkasi haji di masa mendatang.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan peningkatan kapasitas bandara melalui perluasan landasan pacu dan pengembangan fasilitas pendukung. Pemerintah daerah berharap dukungan pemerintah pusat melalui pendanaan APBN dapat mempercepat proses pembangunan tersebut.

Anwar Hafid optimistis proses pengadaan lahan dapat diselesaikan sesuai target sehingga pengembangan bandara berjalan lancar. Ia menargetkan seluruh kebutuhan lahan dapat tuntas sebelum tahun 2028 agar fasilitas baru segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Direktur PT Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto, menilai pembukaan rute Palu–Guangzhou bukan hanya menghadirkan layanan penerbangan baru, tetapi juga membuka jalur pertumbuhan ekonomi yang menghubungkan potensi Sulawesi Tengah dengan pasar global.

Menurutnya, Sulawesi Tengah kini berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi strategis di Indonesia bagian timur. Berbagai sektor seperti industri, perdagangan, investasi, hingga pariwisata membutuhkan konektivitas udara yang efisien agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Dengan adanya penerbangan langsung menuju Guangzhou, waktu perjalanan menjadi lebih singkat dan efisien. Kondisi ini diharapkan mampu memperlancar aktivitas bisnis, memperluas akses pasar internasional, serta menciptakan peluang kerja sama ekonomi yang semakin besar antara Indonesia dan China.

Beroperasinya rute internasional Palu–Guangzhou menjadi awal dari penguatan jaringan penerbangan internasional Sulawesi Tengah. Ke depan, konektivitas yang semakin baik diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing Sulawesi Tengah di tingkat global.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
gudanggacor
https://bridgejunks.com/ https://crownmakesense.com/ https://brithaniabookjudges.com/ https://hughesroyality.com/ https://rhythmholic.com/ http://konfidence.cz/ https://nfxdigital.com/ https://muscadinepdx.com/ https://oncoswisscenter.com/ https://www.turunclifehotel.com/bandar89/ bandar89 https://www.medboxrx.com/ https://www.kupujmo-lokalno.hr/ https://www.english-chesterfields.co.uk/wp-includes/images/