
InfoPenerbangan,- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan bersama Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei resmi meluncurkan penerbangan charter perdana rute Taipei–Manado.
Layanan ini dioperasikan oleh TransNusa sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas udara antara Taiwan dan kawasan Indonesia Timur.
Rute langsung ini menghubungkan Bandara Internasional Taoyuan dengan Bandara Sam Ratulangi di Sulawesi Utara.
Kehadiran jalur penerbangan tanpa transit tersebut diharapkan mampu meningkatkan arus wisatawan sekaligus memperluas peluang perdagangan bilateral.
Jadwal dan Detail Penerbangan Perdana
Penerbangan perdana dilaksanakan pada 14 Februari 2026. Pesawat berangkat dari Taipei pukul 14.00 waktu setempat dan tiba di Manado sekitar pukul 18.00 WITA. Untuk rute sebaliknya, penerbangan dari Manado lepas landas pukul 09.00 WITA dan dijadwalkan tiba di Taipei pukul 13.00 waktu setempat.
Dalam operasionalnya, TransNusa menggunakan armada Airbus A320. Penerbangan pulang-pergi (PP) Taipei–Manado dijadwalkan berlangsung pada 14, 18, dan 22 Februari 2026 sebagai tahap awal layanan charter.
Pada penerbangan perdana tersebut, sekitar 134 wisatawan asal Taiwan tiba di Manado. Angka ini menunjukkan tingginya minat wisatawan terhadap destinasi Indonesia, khususnya Sulawesi Utara yang dikenal dengan wisata bahari dan kekayaan alamnya.
Dampak bagi Pariwisata dan Ekspor
Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo, menyampaikan bahwa pembukaan rute langsung ini diharapkan memberi dorongan signifikan terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Akses yang lebih mudah dan waktu tempuh yang lebih singkat diyakini akan meningkatkan daya saing destinasi Indonesia Timur di pasar Taiwan.
Selain pariwisata, penerbangan charter ini juga membuka peluang penguatan perdagangan bilateral. Jalur udara langsung memungkinkan distribusi komoditas unggulan Indonesia, seperti hasil perikanan dan produk pertanian segar, dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.
Hal ini penting untuk menjaga kualitas produk sekaligus meningkatkan daya saing di pasar Taiwan.
Kolaborasi antara maskapai, agen perjalanan internasional, serta dukungan pemerintah melalui KDEI Taipei menjadi fondasi penting dalam menghadirkan konektivitas baru ini.
Ke depan, rute Taipei–Manado diharapkan dapat berkembang menjadi layanan reguler yang mempererat hubungan ekonomi dan pariwisata kedua wilayah.(*)
