Internasional

AIR INDIA RUTE INDIA – AMERIKA SERIKAT LAKUKAN PENDARATAN DARURAT DI RUSIA

Infopenerbangan,- Maskapai Penerbangan Air India dengan rute penerbangan India ke San Francisco, Amerika Serikat (AS) mendarat darurat di bandara Magadan Rusia. Pesawat yang membawa 216 penumpang ini, terpaksa mengalihkan penerbanganya dikarenakan masalah teknis dengan salah satu mesin pesawatnya. 

“AI173 yang mengoperasikan Delsi-san Francisco pada 6 juni 2023 telah mengalami masalah teknis di salah satu mesin dalam perjalanan. Penerbangan dengan 216 penumpang dan 16 awak ini dialihkan ke Magadan, Rusia (GDX), dimana ia telah mendarat dengan selamat,” ucap air India, dikutip dari laman Anadolu agency. 

Pihak maskapai juga menegaskan langkah ini diambil karena adanya “keterbatasan infrastruktur” di sekitar bandara, semua penumpang akhirnya “dipindahkan ke akomodasi darurat, setelah sempat adanya upaya tulus menempatkan mereka semua di hotel lokal dengan bantuan pemerintah setempat”. 

Lebih lanjut, pihak maskapai juga mengatakan tidak adanya staff Air India di Magadan atau kota-kota lain di Rusia semua dukungan darat diberikan kepada penumpang adalah yang terbaik dalam “keadaan yang tidak biasa” ini. 

Pada Hari rabu kemarin sebuah penerbangan dijadwalkan dari bandara Mumbai India ke bandara Magadan Rsua untuk membawa penumpang dan awak ke San Francisco, tambah pihak maskapai. 

“Penerbangan akan membawa makanan dan keperluan penting lainnya untuk penumpang kami. Kami semua di Air India peduli dengan penumpang dan staff, dan melakukan segala upaya untuk mengoperasikan penerbangan sesegera mungkin, dan memastikan kesehatan, keselamatan, dan keamanan semua,” ujar Air India. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Vedant Patel, mengatakan dalam konferensi pers bahwa mereka mengetahui penerbangan tujuan AS yang harus melakukan “pendaratan darurat” di Rusia, dan Washington terus memantau situasi dengan cermat. 

“Saya tidak dapat memastikan berapa banyak warga AS di pesawat itu. Tapi karena itu adalah penerbangan menuju amerika Serikat, tentu saja ada kemungkinan warga negara Amerika di sana,” tuturnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close