DomestikHighlight

AirNav Beli Radar Dari Spanyol Untuk Empat Bandar Udara

InfoPenerbangan –Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia telah membeli lima radar baru di tahun 2016 senilai Rp146 miliar, hal ini merupakan peremajaan fasilitas navigasi penerbangan. Selain itu, ini merupakan bagian dari investasi AirNav Indonesia di tahun 2016 yang mencapai Rp2,2 triliun

Kelima radar tersebut ditempatkan di empat lokasi yakni dua Radar di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta (Rp75 miliar) serta masing-masing satu radar di Yogya (Rp24 miliar), Pekanbaru (Rp22 milliar) dan Padang (Rp25 miliar) demiia dijelaskan Direktur Teknik AirNav Indonesia, Lukman F.

Penggantian radar di Bandara Soekarno-Hatta, Yogya dan Pekanbaru dilakukan untuk menggantikan radar yang sudah tua. Radar di Bandara Soekarno-Hatta berusia 32 tahun, Yogya 18 tahun, dan Pekanbaru 35 tahun.

Lukman menambahkan, pada tahun 2015 lalu, usia rata-rata radar AirNav Indonesia yang beroperasi adalah 11,5 tahun. Seperti dilansir Vivanews, peremajaan radar yang dilakukan pada 2016 ini menjadikan usia rata-rata radar AirNav Indonesia menjadi 9,5 tahun.

Menurutnya, empat radar beroperasi pada 2016, sedangkan Radar di Padang direncanakan beroperasi pada semester pertama 2017. Radar di Padang merupakan bagian dari pengembangan pelayanan navigasi penerbangan pada wilayah Samudera Hindia. Pelayanan navigasi penerbangan di wilayah tersebut akan meningkat dari non-radar menjadi radar.  (*/Rf)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close