InternasionalNews

BANGGA! PESAWAT BUATAN RI DILIRIK INTERNASIONAL

InfoPenerbangan,- Indonesia boleh berbangga, pasalnya salah satu produk andalan anak negeri yaitu pesawat CN235-220 MPA tengah dilirik oleh banyak negara di dunia.

Pesawat ini digunakan untuk keperluan sipil hingga militer. Harga pesawat ini relatif kompetitif dan bisa diandalkan sehingga negara pengguna ketagihan.

Pesawat ini sudah mulai digunakan oleh beberapa negara di kawasan Asia Tenggara, salah satunya adalah Brunei Darussalam yang sudah membeli satu unit CN-235. Sedangkan negara serumpun Malaysia juga sudah memiliki delapan unit yang digunakan Tentera Udata Diraja Malaysia.

Sedangkan, Korea Selatan ternyata memesan sebanyak 12 unit, yang masing-masing delapan unit dipakai Angkatan Udara dan empat unit lainnya digunakan polisi.

Masih di kawasan Asia, Pakistan juga tertaik menggunakan jasa CN-235 yang membeli dari PT DI sebanyak empat unit, kemudian Uni Emirat Arab sebanyak tujuh unit. Pesawat ini ternyata juga dipakai di dua negara Afrika, yakni Burkina Faso sebanyak satu unit dan Senegal tiga unit.

PT DI sukses mengekspor satu unit pesawat terbang CN235-220 senilai Rp354 miliar untuk Angkatan Udara Senegal dalam kegiatan Ferry Flight dari Hanggar Fixed Wing PT DI di Bandung, Jawa Barat (Jabar).

“Alhamdulillah, dalam situasi ini PT DI berhasil melakukan ekspor pertamanya di awal tahun 2021. Dengan diserahkannya pesawat CN235 ketiga ini semoga dapat membantu meningkatkan kinerja Angkatan Udara Senegal dalam setiap pelaksanaan operasi udara. Kami merasa bangga atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Pemerintah Senegal kepada PT DI selama ini,” kata Direktur Utama PT DI Elfien Goentoro, dikutip dari Setkab, Kamis (10/6/2021).

Pesawat CN235-220 MPA ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain dapat lepas landas dengan jarak yang pendek dengan kondisi landasan yang belum beraspal dan berumput, mampu terbang selama delapan jam dengan sistem avionik glass cockpit, autopilot, dan adanya winglet di ujung sayap agar lebih stabil dan irit bahan bakar.

Pesawat ini juga dilengkapi dengan Tactical Console (TACCO), 360⁰ Search Radar yang dapat mendeteksi target yang kecil sampai 200 NM (Nautical Mile) dan Automatic Identification System (AIS), sistem pelacakan otomatis untuk mengidentifikasi kapal sehingga dapat diperoleh posisi objek yang mencurigakan.

Selain itu, pesawat ini dilengkapi dengan Forward Looking Infra Red (FLIR) untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan target, serta mampu merekam situasi di sekitar wilayah terbang untuk evaluasi misi, baik dalam kondisi siang maupun malam hari.

PTDI telah memproduksi dan mengirimkan pesawat CN235 sebanyak 69 (enam puluh sembilan) unit untuk customer dalam negeri maupun luar negeri, dari total sebanyak 286 unit populasi pesawat CN235 series di dunia, dimana saat ini PTDI merupakan satu-satunya industri manufaktur pesawat terbang di dunia yang memproduksi pesawat CN235. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close