InternasionalNews

BOEING TERIMA NOL PESANAN UNIT PESAWAT PADA BULAN APRIL LALU

BOEING KERJASAMA DENGAN FAA TINGKATKAN PERANGKAT LUNAK 737 MAX

infopenerbangan,- Tragedi jatuhnya pesawat Boeing 737 Max tidak hanya berimbas pada penjualan pesawat jenis ini, yang tidak mendapat pesanan baru sama sekali sejak dilarang terbang 13 Maret lalu, tapi juga jet jenis lainnya.

Jenis pesawat Boeing lainnya, seperti 787 Dreamliner atau 777, juga tidak mendapatkan pesanan baru di April, menurut laporan perusahaan yang dirilis Selasa (15/5/2019).

Sebelumnya Boeing telah melaporkan beberapa pesanan untuk jet lainnya pada akhir Maret, bahkan setelah kecelakaan jet Ethiopian Airlines pada 10 Maret dan pelarangan terbang pesawat 737 Max terjadi. Mengutip laporan CNN, maskapai Lufthansa memesan 20 pesawat 787 pada 15 Maret dan British Airways memesan 18 dari jenis 777X pada 22 Maret.

Tetapi untuk bulan April, satu-satunya pesanan yang dilaporkan oleh Boeing adalah entri pembukuan dari empat pesawat jenis 737 jet Max yang telah dijual ke Boeing Capital di masa lalu, yang dipindahkan ke penyewa (lessor) yang tidak dikenal bulan lalu. Boeing tidak menganggap itu sebagai pesanan baru. Sebagai gantinya, perusahaan mengklasifikasi ulang penjualan yang sudah dilaporkan pada kuartal pertama.

Tidak satu pun dari model pesawat Boeing lainnya yang mengalami kecelakaan, dan maskapai belum melaporkan masalah keselamatan selain yang terjadi pada 737 Max. Tapi, masalah 737 Max bisa jadi alasan maskapai menunda pesanan untuk pesawat lain, kata Philip Baggaley, analis kredit utama untuk sektor transportasi untuk Standard & Poor’s.

Maskapai menunda pesanan untuk mencari tahu apakah Boeing akan menurunkan harga karena masalah Max, menurut Baggaley.

“Jika ternyata Boeing memberi beberapa kemudahan bagi pelanggan karena larangan terbang pesawat 737 Max, itu mungkin tidak akan menjadi kompensasi tunai langsung,” kata Bagggaley.

“Mungkin kemudahan itu berupa penurunan harga untuk pesanan di masa depan, atau perubahan lain dalam pesanan itu,” ujarnya.

Direksi dari beberapa maskapai, termasuk Norwegian Air dan United Airlines (UAL), mengatakan mereka berharap mencapai kesepakatan dengan Boeing mengenai beberapa bentuk kompensasi dari pembelian pesawat 737 Max.

Namun ternyata pesanan pesawat baru memang cukup lambat tahun ini untuk Boeing dan Airbus, karena sebelumnya kedua perusahaan telah menerima pesanan dalam jumlah besar dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini pun telah membuat mereka memiliki ribuan pesawat yang harus diproduksi dan dikirimkan kepada maskapai.

Pada April 2018, Boeing melaporkan menerima 76 pesanan pesawat. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close