Uncategorized

EMIRATES LUNCURKAN RUTE TERPENDEK DENGAN TERBANGI DUBAI – MUSCAT

RATUSAN PENUMPANG EMIRATES SAKIT
aviasi

Infopenerbangan,- Emirates telah memulai rute A380 terpendek di dunia dari Dubai ke Muscat dan menguraikan sejumlah fakta menarik tentang penerbangan tersebut.

Penerbangan dua kali sehari dari UEA ke ibukota Oman menghabiskan kurang dari satu jam di udara saat menempuh perjalanan melintasi 340 kilometer yang memisahkan kedua kota.

Emirates mengungkapkan beberapa informasi menarik yang terkait dengan penerbangan tersebut, diantaranya sebagai berikut:

• Kabel pada Airbus A380 (500km) lebih panjang dari jarak antara Dubai dan Muscat (340km)

• Rata-rata waktu penerbangan (40 menit) antara Dubai dan Muscat hanya lima menit lebih banyak daripada waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan Airbus A380 oleh tim yang terdiri dari 42 orang.

• Lebih dari 25.000 item katering dimuat ke A380 yang terbang dari Dubai ke Muscat

• Anda harus terbang 3.000 kali antara Dubai dan Muscat untuk menonton katalog film ICE yang lengkap.

• Lebih dari 128 juta pelanggan telah terbang di Airbus A380 Emirates sejak 2008. Jumlah ini sembilan kali lebih banyak daripada populasi Oman dan UEA.


Pesawat ini dikonfigurasi dengan 429 kursi ekonomi di dek bawah. Di lantai atas, ada 76 kursi flatbed kelas bisnis dan 14 suite pribadi kelas satu, yang berarti lebih dari 2.000 penumpang akan dapat diterbangkan setiap hari.

Penumpang dengan penerbangan Emirates EK862 akan meninggalkan Dubai pukul 8.25 pagi, dan mendarat di Muscat pada pukul 09.40 pagi. Penerbangan kembali akan berangkat Oman pukul 11.15 pagi dan mendarat di UEA pukul 12.25 siang.

Penerbangan harian kedua akan berangkat dari Dubai pada pukul 16:10 dan mendarat di Muscat pada pukul 17:25 serta kembali meninggalkan Muscat pada pukul 19:00, dan mendarat di Dubai pada pukul 20:15.

Jadwal dua kali sehari berlangsung hingga sekitar akhir Oktober, ketika jadwal musim dingin dimulai.

Penerbangan A380 terpanjang Emirates merupakan penerbangan rute Auckland yang berada di Selandia Baru, rute ini membutuhkan waktu 17 jam dan 5 menit pada penerbangannya.

“A380 akan tetap menjadi “pilar” armada Emirates hingga 2030-an “, Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum, ketua dan kepala eksekutif maskapai.

Emirates juga mengkonfirmasi bulan lalu bahwa mereka sedang dalam pembicaraan dengan Boeing untuk menegosiasikan kembali pesanannya untuk 150 model 777X baru yang akan diluncurkan tahun depan.

Namun, operator Dubai telah menambahkan layanan A380 baru-baru ini, dengan penerbangan ditambahkan ke Amman di Yordania, dan Boston di AS. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close