DomestikHighlight

Garuda Indonesia Resmi Terbang Dari JAKARTA – LABUAN BAJO PP

Infopenerbangan.com, -CGK, Maskapai nasional Garuda pada hari ini, Kamis (27/10), meresmikan penerbangan langsung Jakarta – Labuan Bajo (CGK – LBJ) pp, sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperluas konektivitas penerbangan nasional dan peningkatan pasar domestik, sekaligus mendukung program pemerintah untuk mengembangkan potensi wisata dan perekonomian yang berada di wilayah timur Indonesia.

Penerbangan langsung Jakarta-Labuan Bajo pp tersebut diresmikan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno di New Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Kamis, disaksikan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia M. Arif Wibowo, serta dihadiri oleh sejumlah jajaran Deputi Kementerian BUMN, dan lebih dari seratus direktur utama dan direksi BUMN yang akan terbang langsung ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Menteri BUMN Rini  Soemarno menyampaikan apresiasinya kepada Garuda Indonesia yang secara aktif berpartisipasi dalam upaya peningkatan pariwisata dan perekonomian Indonesia Timur, khususnya Labuan Bajo yang memiliki potensi wisata sangat besar. Dengan adanya penerbangan langsung dari Jakarta, akan memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para wisatawan, dan memperkuat daya tarik Labuan Bajo, sehingga percepatan pariwisata dan peningkatan potensi daerah dapat tercapai.

“Sinergi antar BUMN dalam mengembangkan pariwisata nasional perlu ditunjukkan realisasinya agar bisa menjawab perubahan dan perkembangan yang ada.  BUMN adalah bagian dari masyarakat Indonesia dan oleh karenanya harus berkontribusi dalam membangun negeri tanpa kecuali,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia, M. Arif Wibowo mengatakan, penerbangan langsung dari Jakarta – Labuan Bajo pp dilayani mulai 21 Oktober 2016 lalu dan merupakan salah satu bentuk komitmen Garuda Indonesia dalam mendukung program percepatan pariwisata Labuan Bajo yang merupakan salah satu Destinasi Prioritas yang ditetapkan pemerintah.

“Penerbangan langsung Jakarta – Labuan Bajo pp ini juga diproyeksikan akan meningkatkan traffic kunjungan wisatawan baik domestik maupun asing ke Labuan Bajo. Penerbangan langsung ini akan mempermudah para wisatawan, dengan waktu perjalanan yang lebih singkat dan efektif, tanpa harus transit via Denpasar,” tambah Arif.

Seperti diketahui, BUMN menyatakan telah mendukung peningkatan 10 destinasi wisata di Indonesia di luar Bali, salah satunya adalah Labuan Bajo. Dukungan ini selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk mengakselerasi pertumbuhan di sektor pariwisata. Sinergi BUMN merupakan salah satu upaya strategis BUMN sebagai agent of development untuk mengembangkan potensi wisata dan perekonomian Indonesia

Penerbangan Jakarta – Labuan Bajo pp tersebut dilayani sebanyak enam kali dalam seminggu (kecuali hari Sabtu), dengan menggunakan pesawat jenis Bombardier CRJ1000 NextGen berkapasitas 96 tempat duduk (all economy class). Sebelumnya, sejak tahun 2013, Garuda Indonesia melayani penerbangan ke Labuan Bajo melalui Denpasar dua kali penerbangan setiap hari, dengan armada ATR72-600 yang berkapasitas 70 penumpang.

Penerbangan Jakarta – Labuan Bajo (GA 452) dijadwalkan berangkat dari Jakarta pada pukul 10.05 WIB dan akan tiba di Labuan Bajo pada pukul 13.35 WITA. Sedangkan untuk penerbangan Labuan Bajo – Jakarta (GA 453) dijadwalkan berangkat dari Labuan Bajo pada pukul 14.15 WITA dan akan tiba di Jakarta pada pukul 15.25 WIB.

Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur tersebut saat ini telah menjadi destinasi favorit di kawasan Indonesia timur bagi para wisatawan domestik maupun asing. Terdapat banyak pilihan lokasi wisata menarik yang menyuguhkan wisata alam, wisata bahari, keragaman budaya yang mempesona dan dapat memberikan kepuasan tersendiri bagi para wisatawan tersebut. Beberapa lokasi wisata tersebut diantaranya adalah Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Bidadari, Pulau Kelor, Pulau Rinca, Pulau Kanawa, Pulau Kalong, Pantai Wae Cicu (Pink Beach), Rumah Adat Wae Rebo dan lain sebagainya.

“Garuda Indonesia ikut mendukung dan mengembangkan pariwisata di kawasan timur Indonesia, dalam hal ini Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, mengingat kawasan tersebut saat ini telah menjadi primadona bagi para traveler untuk melakukan diving, snorkeling hingga trekking alam,” tutup Arif. (Eq)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close