CareerDomestikNewsRagam

GRADUATION DAY BATCH 10 DAN 11 GENESA

Genesa Flight Academy meluluskan pilot sebanyak 22 orang

Wisudawan/wati Batch10 & 11 Genesa

JAKARTA, infopenerbangan – Genesa Flight Academy meluluskan pilot sebanyak 22 orang dari dua angkatan di acara Graduation Day Batch 10 & 11. Acara berlangsung di Graha Dirgantara, Halim Perdana Kusuma, Jakarta pada Jumat (27/04/2018).

Lulusan sekolah pilot Genesa yang berlokasi di Kota Cilacap ini meraih CPL (Commercial Pilot Licence) bermesin tunggal (single engine). Dengan bekal ini, nantinya para wisudawan siap untuk bekerja sebagai pilot komersial di perusahaan penerbangan atau instansi dengan pelatihan tambahan (type rating) sesuai dengan tipe pesawat ditempat bekerja.

Capt. Rubiyanto Adisarwono, Principal Genesa Flight Academy dalam kata sambutan di acara Graduation Day Batch 10 & 11 memberi pesan untuk menjaga reputasi dan citra almamater serta membina komunikasi diantara almamater.

Capt. Avirianto, Direktur DKPPU

Acara Graduation Day Batch 10 & 11 dihadiri oleh para undangan dari keluarga. Turut hadir beberapa pejabat pemerintah, maskapai dan Instansi diantaranya Basarnas, BNN, Polisi Udara, Ikatan Pilot Indonesia. Dalam kata sambutan Dirjen Perhubungan Udara yang dibacakan oleh Capt. Avirianto (Direktur DKPPU) mengingatkan untuk tetap belajar dan meningkatkan potensi diri.

Tetap berpegang teguh prosedur dan peraturan yang berlaku dan jadikan prinsip keselamatan penerbangan menjadi pedoman utama saat menjalankan tugas sebagai pilot.

Malam Graduation Day Batch 10 & 11 Genesa mengumumkan lulusan terbaik dari masing-masing batch. Capt. Nur Solichin sebagai Chief Flight Instructor menyampaikan kriteria pemilihan. Amigelien seorang gadis dari Papua terpilih sebagai siswi terbaik batch 10, M. Ilham Magribi sebagai siswa terbaik batch 11. Capt. Rubiyanto Adisarwono memberikan plakat kepada kedua siswa terbaik tersebut.

Capt. Rubiyanto dan Capt. Nursolichin
bersama lulusan terbaik

Dengan adanya lulusan ini akan menambah panjang jumlah pilot muda yang mengadu nasib untuk bekerja di maskapai. Sampai saat ini masih ada maskapai yang menetapkan berbagai syarat tambahan dan biaya yang tinggi untuk dapat bekerja. Pilot asing atau expatriat masih menjadi pilihan karena sudah memiliki kualifikasi dan rating yang dibutuhkan maskapai. Jika Pemerintah dan pihak terkait tidak peduli dengan kondisi ini, artinya pilot muda anak bangsa belum menjadi tuan di rumah sendiri.(*)

User Rating: 4.08 ( 3 votes)
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker