Highlight

Imbas Dugaan Aksi Nekat co-Pilot Germanwings

Imbas jatuhnya maskapai Germanwings baru ini membuat sejumlah maskapai luar negeri membuat aturan baru agar dua pilot tetap berada di dalam kopit setiap saat.

Hal tersebut sudah diterapkan oleh maskapai Norwegian Air Shuttle, Britain’s easy jet, Air Canada, Air News Zealand and air Berlin. Amerika Serikat sudah jauh hari sebelumnya menetapkan hal itu, dengan menaruh dua kru penerbangan, yakni Kapten dan co-pilot di kabin setiap saat.

Mengomentari hal itu, pengamat penerbangan Gerry Soejatman menerangkan jika hal itu bukan solusi, dan memang tidak ada solusi jika berkacamata pada kejadian Germanwings.
“Jangan kejadian yang jarang terjadi, kita beraksi berlebihan, justru akan membahayakan keselamatan orang lain” ungkap Gerry saat dihubungi Aviasi, Jumat (27/3).

Ia menambahkan, Jika ada maskapai yang menerapakan hal itu, akan beresiko besar. “Tidak ada solusi yang gampang untuk hal ini, terlebih jika pilot berniat bunuh diri,” tegas Gerry.

Head of Corporate Secretary and Communication PT Indonesia AirAsia Audrey Progastama menjelaskan, keselamatan adalah faktor yang paling utama bagi AirAsia, dan juga pastinya bagi maskapai lain. Oleh sebab itu, dalam setiap hal ketentuan atau peraturan terkait keselamatan penerbangan pasti menjadi prioritas AirAsia untuk dipatuhi. “Intinya kami akan terus mematuhi berbagai peraturan terkait keselamatan” katanya melalui sambungan telepon.

(Eky)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close