News

JELANG NATAL DAN TAHUN BARU, AP II PASTIKAN PENERBANGAN LANCAR

Infopenerbangan,- Guna mengantisipasi puncak arus mudik Libur Natal 23-24 Desember 2020 dan Tahun Baru pada 30-31 Desember 2020, PT Angkasa Pura II (Persero) tetap melakukan monitoring lalu lintas penerbangan dan kesiapsiagaan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2020/2021 selama 18 hari yakni dari 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

Monitoring dan kesiapsiagaan itu guna memastikan protokol kesehatan tetap terjaga dan penerbangan berjalan lancar.

President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin dalam keterangan resmi di jakarta mengatakan, “Posko Natal dan Tahun Baru akan diaktifkan di seluruh bandara sebagai wadah 3C di antara stakeholder, yakni CoordinationCommunication, dan Collaboration,”

Ia juga mengatakan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, Posko itu hanya digunakan untuk memantau tren lalu lintas penerbangan.

Tetapi pada tahun ini dengan adanya pandemi COVID-19, tugas Posko bertambah yakni memonitor operasional bandara dan pelayanan.

“Posko Nataru 2020/2021, akan memiliki key performance indicator untuk memonitoring area operasional dan pelayanan guna menjaga kinerja sumber daya manusia, keandalan infrastruktur di sisi udara dan darat serta penerapan berbagai prosedur,” lanjut Awaluddin.

Sementara salah satu monitoring aspek pelayanan antara lain memastikan aspek ketersedian hand sanitizer, pelaksanaan disinfeksi, dan kebersihan di setiap area.

Selain itu Awaluddin juga menyampaikan, salah satu bentuk monitoring aspek operasional di bandara misalnya memastikan penerapan jaga jarak, kelancaran validasi dokumen rapid test/PCR test, dan check in area.

Terkait dengan lalu lintas penerbangan, PT Angkasa Pura II memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 23–24 Desember 2020 dan 30-31 Desember 2020. Kemudian puncak arus balik pada 3 Januari 2021.

“Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pesawat, kami tentunya mempersiapkan personel, infrastruktur di sisi udara dan terminal penumpang dipastikan siap digunakan,” ujar Awaluddin.

Lalu dari kesiapan fasilitas, AP II memastikan infrastruktur utama seperti landasan pacu, apron, taxiway, rambu-rambu di sisi udara, dan lainnya.

“Ini dapat mendukung penerbangan secara maksimal. Infrastruktur pendukung juga dipastikan siap, seperti misalnya jaringan data, berbagai fasilitas lain di terminal penumpang pesawat,” pungkas Awaluddin.



Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close