HighlightHot NewsInternasional

Kekurangan Pilot, Maskapai di Tiongkok Berani Bayar Tinggi Pilot

Infopenerbangan.com, -Tiongkok, Maskapai di negara Tiongkok memang kekurangan sumber daya manusia (SDM). Terutama mereka kesulitan mencari pilot.

Untuk masalah ini, beberapa maskapai di Tiongkok harus bersaing ketat salah satunya dengan menawarkan gaji pilot US$25 ribu per bulan (Rp334,31 juta) per bulan.

“Itulah mengapa gaji yang ditawarkan sangat tinggi,” kata CEO Wasinc International, Dave Ross.

Ross seperti di kutip dream.co.id mengatakan Negara Tirai Bambu ini memerlukan pilot baru sebanyak 4 ribu-5 ribu orang per tahun untuk dua dekade ke depan. Maskapai Tiongkok ini merupakan maskapai yang berkembang paling pesat di dunia, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.

Maskapai Chengdu Airlines merupakan salah satu maskapai yang berani membayar gaji paling tinggi untuk pilot posisi kapten.

Dalam iklam Wasinc, maskapai ini menyodorkan tawaran gaji sebesar US$25,8 ribu per bulan (Rp345,01 juta). Belum lagi maskapai ini juga akan memberikan bonus sebesar US$36 ribu atau Rp481,41 juta bagi pilot yang menyelesaikan kontrak pekerjaannya selama tiga tahun.

“Di Tiongkok Kami menawarkan gaji yang tinggi. Jika tidak, kami tidak akan mendapatkan pilot,” kata juru bicara Chengdu Airlines, Guo Jing.

Melihat hal ini, seorang bekas pilot maskapai kargo Southern Air di San Antonio, Texas, Amerika Serikat, Jeff Graham, mengaku senang dengan gaji yang diterimanya setelah bekerja untuk maskapai di Tiongkok.

Dia mengatakan bahwa dirinya terbang selama 80-100 jam per bulan ketika bekerja di tempat lamanya, sedangkan di tempat barunya dia hanya menerbangkan pesawat sebanyak 50 jam per bulan.

“ Tapi, saya mendapatkan gaji tiga kali lebih banyak dari tempat sebelumnya,” kata dia. (*/eq)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close