DomestikHot NewsNews

Kemenhub Lakukan Ram Cek Pada 532 Pesawat

Infopenerbangan – Untuk memberikan rasa nyaman pada pemudik yang menggunakan transportasi udara , Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemeriksaan pesawat (Ramp Check). Pemeriksaaan dilakukan pada 532 pesawat yang dioperasikan untuk mengangkut penumpang yang diprediksi mencapai sekitar 5,4 juta orang.

Pemeriksaan pesawat telah dilakukan sejak pertengahan April, dan sampai saat ini sudah sekitar 250 pesawat yang telah diperiksa. Pengecekan tidak hanya dilakukan untuk pesawat PK atau yang teregistrasi di dalam negeri tapi juga luar negeri. Hal ini karena pesawat luar negeri tetap menjadi tanggung jawab Indonesia untuk keamanan dan keselamatan ketika memasuki NKRI.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso, dikutip dari solopos, mengungkapkan kebanyakan pengecekan dilakukan di Jakarta karena menjadi hub seluruh maskapai. Namun, setelah Solo menjadi hub Lion Air pada Oktober tahun lalu, Bandara Adi Soemarmo pun menjadi salah satu lokasi tempat ram cek. Selain itu, Solo juga merupakan salah satu kota tujuan mudik.

“Ram cek dan inspeksi runway dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan penumpang saat mudik Lebaran. Apalagi saat Lebaran nanti diperkirakan ada 5,4 juta orang yang memanfaatkan transportasi udara,” ungkap Agus.

Lebih lanjut Agus menyebutkan, pengecekan akan terus dilakukan dengan berkeliling ke berbagai bandara di Tanah Air. Dia mengatakan ada 35 bandara yang disiapkan untuk menampung pemudik saat angkutan Lebaran. Di Bandara Adi Soemarmo, ada 12 pesawat yang dilakukan ram cek, di antaranya Garuda Indonesia, Lion Air, Air Asia, Citilink, Wings Air, dan lainnya.

“Secara umum, kondisi pesawat yang dicek dalam kondisi bagus karena kebanyakan adalah pesawat baru. Ada temuan beberapa komponen yang rusak atau sudah harus diganti tapi untuk pesawat ada range of tolerance waktu penggantian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan selama masa angkutan Lebaran yang diadakan pada H-10 dan H2+15 atau 27 hari ini akan menyediakan sekitar 5,74 juta kursi tapi kemungkinan hanya akan terisi 5,4 juta kursi. Jumlah ini lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu yang hanya 4,9 juta orang. (*/Rf)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close