News

LION AIR SEGERA BUKA 4 PENERBANGAN UMROH DARI BANDARA KERTAJATI

InfoPenerbangan,- Maskapai penerbangan Lion Air segera membuka kembali rute internasional khusus penerbangan kebutuhan ibadah umroh dengan kedatangan dan keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka (KJT) tujuan Madinah – Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz-Madinah (MED) dan Jeddah – Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz (JED). 

Lion Air nantinya akan mempersiapkan rencana penerbangan secara langsung (tanpa transit) dan transit menuju Arab Saudi dengan frekuensi terbang 4x (empat kali) setiap minggu. Optimis, bahwa tren permintaan pasar dan minat masyarakat, pebisnis serta wisatawan terbang melalui BIJB Kertajati akan meningkat (tumbuh positif), sehingga jangkauan rute penerbangan dapat diperluas.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro menjelaskan Lion Air akan menawarkan layanan Premium Service dan Economy Plus pada penerbangan jarak jauh dengan memfasilitasi para jamaah umroh mencakup gratis bagasi dan makanan di dalam pesawat. Sementara itu untuk Premium Service tersedia dalam kelas bisnis dan ekonomi, hiburan selama perjalanan, musik religi, dan audio video pada setiap kursi.

Dia menuturkan, layanan umroh melalui Bandara Kertajati akan menggunakan tiga pesawat berbadan lebar dan berbadan sedang. “Jenis pesawat yang dipersiapkan rata-rata berusia muda, kategori generasi modern dan canggih yang dikirim langsung dari pabrikan pesawat,” kata Danang. 

Pesawat tersebut, menurutnya, mampu melayani rute yang membutuhkan waktu tempuh berdurasi lebih dari 10 jam sehingga sangat tepat mendukung penerbangan ibadah umrah. Ketiga pesawat tersebut yakni Boeing 737 memiliki 180 sampai 215 kursi kelas ekonomi, Airbus 330-300CEO letak kursi lorong ganda terdiri dari 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi, dan Airbus 330-900NEO memiliki 440 kursi kelas ekonomi.

“Ketiga tipe pesawat tersebut sudah mampu beroperasi di Bandara Kertajati. Bandara ini memiliki infrastruktur landasan pacu sepanjang tiga ribu meter dan kapasitas tunggu 700 penumpang,” ujar Danang. 

Danang menambahkan, layanan penerbangan umrah ini dipersiapkan dari Bandara Kertajati salah satunya untuk mempermudah perjalanan ibadah dari Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian barat. Hal itu terutama untuk Cirebon-Indramayu-Majalengka-Kuningan, Purwakarta, Banjar, Garut, Tasikmalaya, Bandung dan daerah lain di sekitarnya. 

Diketahui, Bandar udara yang sudah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 24 Mei 2018 dikenal sebagai salah satu gerbang internasional di Indonesia melalui Jawa Barat. Provinsi ini memiliki populasi jumlah penduduk muslim mencapai 97,29% (berdasarkan data BPS 2021).

Bandar Udara Internasional Jawa Barat Kertajati berletak strategis karena berada di tengah kawasan
berkembang atau pusat pertumbuhan ekonomi baru berpeluang besar untuk pangsa pasar umroh yang
cukup basar setiap tahunnya.

Merunut data Kementerian Agama laporan 2018 potensi masyarakat untuk berangkat umroh setiap tahun di kawasan Cirebon – Indramayu – Majalengka – Kuningan (Ciayumajakuning) Purwakarta, Subang, Sumedang, Tegal, dan Brebes selalu tumbuh, tercatat pada 2015 (117.469 jamaah), 2016 (118.218 jamaah) dan 2017 (140.153 jamaah), 2018 (26.864 jamaah). Periode 2022 Januari – Agustus menunjukkan 23.953 jamaah.

Danang menuturkan Lion Air optimistis tren permintaan pasar dan minat masyarakat, pebisnis serta wisatawan terbang melalui Bandara Kertajati akan meningkat. Dengan begitu jangkauan rute penerbangan dapat diperluas.  (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close