HighlightInternasional

Melindungi Penjara dari Kejahatan Drone

InfoPenerbangan.com, Jakarta –Drone sebagai pesawat udara kecil tanpa awak dapat digunakan untuk hal-hal positif, tetapi dapat juga digunakan untuk menunjang pekerjaan negatif atau kriminal. Sebagai pesawat udara kecil yang dioperasikan dari jarak jauh menggunakan remote kontrol, operator drone dapat bersembunyi atau sulit dilacak ditempat kejadian perkara ketika dia melakukan kegiatan negatif atau kriminal.

Drone dapat mengangkut beban hingga 20 pon, sehingga jika dibebankan sebuah bom dengan seberat itu dapat dibayangkan kerusakan yang dihasilkan dari ledakannya. Dari pemikiran pengoperasion drone dan daya angkut bebannya, pihak berwajib di Amerika mulai memikirkan bahaya yang bisa dilakukan dengan menggunakan drone tersebut.

Kemampuan mengangkut beban yang dapat dilakukan oleh sebuah drone dapat dimanfaatkan oleh para kriminal untuk mengangkut narkoba atau senjata baik senjata api maupun senjata tajam dan barang-barang kebutuhan lainnya. Para kriminal itu dapat memasok kebutuhan yang dilarang didalam penjara untuk teman-temannya yang sedang berada didalam penjara dari luar penjara.

Untuk mengantisipasi hal itu pihak keamanan Amerika dalam hal ini Biro Penjara sebuah divisi dari Departemen Kehakiman mengharapkan mereka dapat mendeteksi dan melacak drone yang berada satu mil dari wilayah penjara. Biro ini ingin dapat mendeteksi mereka dari jarak 1 mil, meleacak mereka di jarak ¾ mil dan menghancurkan mereka ketika mendekat di penjara.

Keuntungan Biro dalam melakukan hal tersebut karena lokasi penjara di Amerika terletak umumnya terisolasi ditengah-tengah tanah terbuka. Jadi penjara akan dilindungi oleh peralatan dan persenjataan anti drone atau pesawat kecil tak berawak.  ( Aid )

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close