DomestikHighlight

Pembersihan Bangkai Pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma

Usai menyingkirkan sembilan bangkai pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada pertengahan tahun ini, aksi bersih-bersih PT Angkasa Pura II (Persero) berlanjut di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Bandara Halim Perdanakusuma mencatat setidaknya ada sepuluh unit pesawat yang sudah lama tidak dioperasikan dan dibiarkan mangkrak oleh maskapai pemiliknya dibandara yang dikelolanya, ujar Iwan Krishadianto, General Manager AP II.

Sepuluh pesawat tersebut terdiri dari tiga unit milik Riau Airlines, dua unit milik Air Malio, dan masing-masing satu unit milik Sky Aviation, Indonesia Air Transport, Gatari Air, Enggang Air, dan Premi Air.

“Sebenarnya masih banyak yang kecil-kecil milik flying school, tapi saya tidak ingat jumlahnya. Semua sudah kami berikan surat kedua untuk mengambil pesawat miliknya dan menyelesaikan biaya administrasi ke kami bulan lalu” ujar Iwan di kantornya, pekan lalu.

Jika sampai akhir September ini AP II tidak juga menerima respons dari perusahaan-perusahaan pemilik pesawat, maka kami akan mengirimkan surat peringatan yang ketigakalinya, seperti di lansir cnnindonesia.com.

“Kalau sampai surat ketiga tidak ada berita juga dari mereka, kami harus membuat pengumuman resmi di surat kabar bahwa kami terpaksa akan melakukan scrapping pesawat tersebut,” katanya.

Sementara ini sudah banyak orang yang berminat mengambil pesawat-pesawat tersebut utuh untuk keperluan komersil. Ada yang mau menjadikannya restoran, macam-macam. Namun mengingat AP II bukanlah pemilik dari seluruh pesawat tersebut, Iwan memastikan perusahaannya tidak bisa menjualnya begitu saja kepada pihak lain.

“Lokasinya itu di Selatan landasan pacu, sudah lebih dari tiga tahun disitu. Kami melihat secara estetika bandara tidak baik, jadi harus dibenahi, disingkirkan,” kata Iwan. (*/Azh)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close