DomestikHot NewsNews

Per 2 Juli, Wings Air Layani Rute Jakarta-Bandung-Malang-Makassar

Infopenerbangan,- Program Air Connectivity yang diusung oleh Kementrian Pariwisata di mendapatkan dukungan penuh dari maskapai penerbangan di tanah air seperti Wings Air.

Maskapai yang berada di bawah naungan Lion Group itu memastikan bakal menambah rute baru penerbangan dari Jakarta Halim Perdanakusuma-Bandung, Bandung-Malang dan Malang-Makassar.

“Penerbangan baru dengan tiga rute itu dengan frekuensi terbang sebanyak satu kali per hari. Rute penerbangan baru tersebut akan dilayani maskapai dengan mengoperasikan pesawat ATR ‪72-500/600‬ berkapasitas 72 penumpang,” ujar Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait.

Adapun jadwalnya penerbangan dimulai tanggal 2 Juli dengan menggunakan ATR ‪72-500/00‬dari Halim Perdanakusuma Jakarta berangkat pukul 13.55 WIB, kemudian dari Bandung- Ke Malang jam 14.15 WIB, lanjut ke Malang-Makassar jam 16.35 WIB.

Sedangkan pada tanggal 3 Juli 2017, akan diberangkatkan dari Makassar ke Malang jam 06.00 WIT pagi, dilanjutkan ke Malang-Bandung jam 07.25 WIB dan Bandung ke Halim Perdanakusuma jam 09.35 WIB.

”Saat ini Wings Air telah terbang ke lebih dari 86 destinasi domestik di seluruh Indonesia dengan total mencapai lebih dari 293 penerbangan per hari. Armada Wings Air saat ini sebanyak 52 unit dengan tipe pesawat ATR ‪72-500/600‬ berkapasitas penumpang 72 kursi,” katanya lagi.

Penambahan rute ini sejalan dengan harapan Menteri Pariwisata Arief Yahya agar Lion Air Grup ikut membantu mengembangkan pariwisata nasional. Ia mengaku senang dengan progress yang sedang berjalan, terutama soal air connectivity atau konektivitas udara. Apalagi, jembatan udara ini termasuk ke dalam program prioritas Kemenpar di 2017 bersama Go Digital dan homestay Desa Wisata.

“Intinya kami meminta perusahaan penerbangan untuk lebih agresif dan berani membuka jalur penerbangan ke destinasi wisata Indonesia, terima kasih kepada Wings Air,” ujar Menpar Arief.

“Melalui direct flight Jakarta-Bandung-Malang- Makassar dan sebaliknya, tentu pariwisata, dunia usaha, dan mobilitas orang akan semakin cepat untuk menggerakkan perekonomian lokal, terutama juga melalui pariwisata,” tandasnya. (*/NP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close