Uncategorized

PILOT BATIK AIR YANG PINGSAN NEGATIF NARKOBA DAN PESAWAT MENDARAT DENGAN SELAMAT

Infopenerbangan – Pilot maskapai penerbangan Batik Air pingsan, namun pesawat Batik Air Airbus 320-200 registrasi PK-LUF ID-6548 rute Jakarta-Kupang berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Internasional El Tari Kupang, NTT sekitar pukul 15.00 Wita, Minggu (17/11/2019).

Corporate Communication Lion Group, Danang Mandala, dikutip dari bbc.com menyatakan bahwa pesawat tersebut sudah dipersiapkan dengan baik sesuai dengan standar operasional prosedur.

“Batik Air membawa tujuh kru dan 148 tamu. Sebelum diberangkatkan, pesawat Airbus 320-200 registrasi PK-LUF sudah melalui pemeriksaan lebih awal dan seluruh kru menjalani pemeriksaan kesehatan, dinyatakan laik terbang atau airworthy for flight,” ujar Danang, Senin (18/11).

Menurut Danang, pesawat melakukan pendaratan darurat (emergency landing) dan setelah pesawat berada di landas parkir, pilot langsung dilarikan ke rumah sakit.

Sedangkan Direktorat Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur beserta tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Kupang telah memeriksa urine pilot pesawat Batik Air, Capt Djarot Harnanto pada Minggu malam, setelah pilot sadar dari pingsannya. Berdasarkan hasil tes urine tersebut. pilot pesawat Batik Air tersebut dinyatakan negatif narkoba.

“Hasil tes urine yang dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda NTT kepada yang bersangkutan menunjukkan hasil negatif, ” kata Kepala Bidang Humas Polda NTT, AKBP Jo Bangun sesuai lansiran kantor berita Antara.

Jo Bangun menambahkan bahwa Kapolda NTT Irjen Pol Hamidin bersama sejumlah perwiranya meninjau langsung kondisi pilot tersebut di Rumah Sakit Siloam Kupang. Kapolda menyampaikan terima kasih serta apresiasinya kepada pilot yang berhasil menyelamatkan ratusan nyawa penumpang.

Menanggapi kejadian tersebut, Kementerian Perhubungan langsung memerintahkan seluruh operator penerbangan melakukan pengecekan kesehatan seluruh staf penerbangan yang bertugas sesuai ketentuan CASR 121.535.

“Sebelum terbang, operator penerbangan wajib melakukan pemeriksaan kesehatan pilot, kru kabin, dan teknisi yang bertugas. Ini sangat penting agar keselamatan dan keamanan penumpang selama dalam penerbangan terjamin,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close