Uncategorized

PM KANADA SEBUT PESAWAT UKRAINA JATUH TERKENA RUDAL IRAN, IRAN MEMBANTAH

Infopenerbangan – Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan negaranya memiliki data dari berbagai sumber intelejen yang menunjukkan bahwa pesawat Ukraina yang jatuh di  Teheran beberapa waktu lalu disebabkan oleh Iran.

“Kami memiliki intelijen dari berbagai sumber, termasuk sekutu kami dan intelijen kami sendiri. Bukti menunjukkan bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh rudal darat-ke-udara Iran,” kata Trudeau seperti dikutip dari AFP, Jumat (10/1).

“Ini mungkin tidak disengaja,” tambah Trudeau.

Pesawat Ukraina jatuh di Iran beberapa waktu lalu. Sebanyak 176 orang, termasuk 63 warga Kanada dan 11 Ukraina, tewas ketika pesawat itu jatuh tak lama setelah lepas landas pada Rabu lalu.

Menanggapi hal tersebut, kepala penerbangan sipil Iran membantah laporan yang menyatakan pesawat Ukraina ditembak jatuh dengan rudal. Ia menyebut laporan tersebut desas-desus yang tidak masuk akal.

“Dari sudut pandang ilmiah, tidak mungkin rudal menghantam pesawat Ukraina,” kata Kepala Organisasi Penerbangan Sipil Iran Ali Abedzadeh.

“Pesawat terbakar tiga menit setelah terbang, sesuai dengan apa yang dilaporkan para saksi dan data yang dikumpulkan dari bagian-bagian pesawat,” sambungnya.

Pilot mencoba mengembalikan pesawat pada ketinggian 8.000 kaki, tetapi karena kebakaran, pesawat itu jatuh dan meledak,” tambahnya.

“Kita dapat mengatakan bahwa pesawat, mengingat jenis kecelakaan dan upaya pilot untuk mengembalikannya ke bandara Imam Khomeini, tidak meledak di udara. Jadi, tuduhan bahwa itu terkena rudal sama sekali dikesampingkan,” tuturnya seperti dikutip dari Press TV, Jumat (10/1/2020).

Dilaporkan pesawat jatuh tak lama setelah Iran meluncurkan rudal ke pangkalan di Irak yang menampung pasukan AS. Selain dari Trudeau dugaan sama juga sebelumnya disampaikan oleh media AS.

Laporan dibuat berdasarkan informasi sumber mereka di AS dan Irak. Sumber tersebut percaya bahwa kecelakaan disebabkan oleh Iran yang secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat tersebut.

Kepercayaan tersebut didasarkan pada kelanjutan analisis data dari satelit, radar dan data elektronik yang dikumpulkan secara rutin oleh militer dan intelijen AS. Dari analisis tersebut diketahui, pesawat jatuh saat Iran meluncurkan rudal kepada pasukan AS.  (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close