Hot NewsInternasionalNews

Protes Delay, Penumpang EasyJet Dipukul Petugas Bandara

Infopenerbangan,– Seorang calon penumpang pesawat maskapai EasyJet di Bandara Nice, Prancis dilaporkan dipukul oleh seorang petugas bandara. Mirisnya penumpang pria tersebut dipukul ketika tengah menggendong seorang bayi. Peristiwa tersebut diketahui publik pasca-sebuah foto beredar melalui media sosial.

Insiden tersebut terjadi di bandara Nice Cote d’Azur, Nice, Prancis. Penumpang maskapai Easy Jet yang frustrasi terus mempertanyakan keterlambatan pesawat hingga 13 jam lamanya dan layanan yang mereka berikan. Sekitar 150 penumpang juga terkena dampak dari penundaan tersebut.

Sementara itu, pihak maskapai EasyJet menyangkal bahwa pelaku pemukulan merupakan salah satu pekerjanya. Namun mereka berjanji akan turut mengusut tuntas insiden ini.

“EasyJet sangat prihatin melihat foto ini. Kami mengonfirmasi bahwa orang tersebut bukanlah anggota staf EasyJet dan dia tidak bekerja sebagai staf darat EasyJet di Nice,” ungkap maskapai tersebut dalam sebuah pernyataan.

Kejadian terjadi saat korban yang melakukan perjalanan dengan EasyJet 2122 dari Nice menuju Luton, Sabtu (29/7). Hanya saja, penerbangan pun harus tertunda lebih dari 11 jam dari jam terbang awal. Seorang penumpang bernama Arabella Arkwright menyatakan, para penumpang frustasi akibat lamanya penundaan yang terjadi.

Arkwright yang tengah hendak berlibur dengan keluarganya itu menyaksikan dan mengabadikan insiden pemukulan tersebut dengan jepretan kamera.

“Itu mengerikan, saya tidak percaya orang bisa berbuat seperti itu,” kata Arabella Arkwright, salah seorang penumpang sekaligus orang yang memotret kejadian tersebut kepada CNN.

Dia mengatakan bahwa suaminya sudah ‘menahan’ pelaku sampai polisi tiba. Pria yang jadi korban pun ikut dibawa pergi oleh polisi, bersama dengan sang bayi digendongnya. Namun mereka pun kembali ke perjalanan penerbangan ketika pesawat lepas landas. Arkwright mengatakan bahwa pria tersebut memiliki bekas luka pukulan di wajahnya.

Pihak kepolisian setempat mengaku telah menerima laporan terkait insiden pemukulan tersebut dan kasus kini tengah dalam tahap penyelidikan. (*/NP)

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close