Hot NewsInternasionalNews

Rudal ICBM Korea Utara Nyaris Menabrak Air France

Infopenerbangan,- Pesawat Air France dengan nomor penerbangan 293 yang membawa 323 penumpang dan kru terbang di atas laut Jepang nyaris ditabrak rudal ICBM (Peluru Kendali Balistik Antarbenua) yang diluncurkan Korea Utara jika pesawat tersebut terlambat 10 menit berangkat pada Jumat (28/7/17) lalu.

Air France terbang dari Tokyo ke Paris tersebut pada pukul 09.55 waktu Jepang, namun sekitar 45 menit kemudian, Korea Utara meluncurkan rudalnya yang melewati daerah barat di dekat Hokkaido. Sebelumnya Air France telah melewati daerah tersebut 10 menit lebih dahulu sebelum roket itu meluncur ke area tersebut.

Meskipun pihak maskapai telah mengkonfirmasi bahwa uji coba rudal yang jatuh tersebut tidak menimbulkan bahaya bagi penerbangan tersebut, namun jarak keduanya yang relatif dekat ini memiliki potensi bahaya bagi penumpang. Dalam pernyataannya, Air France mengaku tengah bekerjasama dengan pihak berwenang untuk menganalisis zona flyover yang berpotensi bahaya dan menyesuaikan rencana jadwal penerbangan.

Pentagon mengatakan bahwa uji coba rudal ICBM terbaru Korea Utara menimbulkan ancaman potensial bagi jalur penerbangan pesawat komersial yang berada di daerah tersebut. Pentagon juga mengatakan rudal tersebut dapat menjadi ancaman potensial terbesar bagi Amerika Serikat karena mampu menjangkau daratan negara itu.

“Rudal ini terbang melalui wilayah udara yang sibuk digunakan oleh pesawat komersial,” kata juru bicara Pentagon, Kapten Jeff Davis, seperti dilansir dari ABCNews.

Amerika Serikat biasanya mengeluarkan siaran pers sebelum melakukan uji coba rudal, namun Korea Utara tidak mengeluarkan siaran pers semacam itu.

“Rudal tersebut meluncur ke udara, mendarat di zona ekonomi eksklusif Jepang, dan area yang sering digunakan oleh pesawat komersial dan kapal penangkap ikan. Semua ini benar-benar tidak terkoordinasi.” tambahnya. (*/NP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close