Uncategorized

SEJUMLAH MASKAPAI ALIHKAN RUTE HINDARI TIMUR TENGAH

Infopenerbangan – – Sejumlah penerbangan sipil yang melintasi Timur Tengah mengalihkan rute perjalanan di tengah eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Maskapai Australia, Qantas mengatakan akan mengubah rute penerbangan London ke Perth dialihkan untuk menghindari serangan udara Iran dan Irak hingga waktu yang belum bisa dipastikan. Pengalihan rute ini otomatis membuat waktu tempuh penerbangan non-stop terpanjang dunia ini menghabiskan waktu 40 hingga 50 menit lebih lama.

Senada, maskapai Malaysia Airlines juga mempertimbangkan rencana untuk menghindari wilayah udara Iran. Maskapai Singapore Airlines juga memastikan rute penerbangan ke Eropa akan dialihkan dari wilayah udara Iran.

Maskapai Prancis, Air France juga mengatakan menunda rute penerbangan yang melewati Iran dan Irak setelah serangan rudal pada Rabu (8/1) dini hari. Juru bicara Air France mengatakan keputusan itu ditempuh setelah melalui beragam pertimbangan keamanan dan keselamatan hingga muncul pemberitahuan lebih lanjut.

Dilaporkan Associated Press, Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) sebelumnya mengeluarkan peringatan larangan terbang bagi pilot pesawat penumpang dan kargo dari wilayah udara Irak, Iran, dan sebagian kawasan teluk Persia.

“Peringatan ini diterbitkan untuk menghindari salah perhitungan atau keliru mengidentifikasi pesawat sipil di tengah tensi politik yang meninggi di kawasan Timur Tengah,” tulis FAA dalam keterangannya.

Sementara itu, maskapai penerbangan Kazakhstan, Air Astana dan SCAT sedang mempertimbangkan imbauan untuk mengalihkan rute atau membatalkan jadwal penerbangan ke Iran setelah kecelakaan pesawat Ukraina yang menewaskan 176 orang. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close