Hot NewsInternasionalNews

Sensor Kecepatan Diduga Jadi Penyebab Jatuhnya Pesawat Rusia

Infopenerbangan,- Gangguan pada sensor kecepatan karena terkena es diduga menjadi penyebab jatuhnya pesawat penumpang Rusia, Saratov Airlines 6W703, pada Minggu 11 Februari 2018 yang menewaskan 71 orang.

Menurut komite penerbangan Rusia, kesalahan pada instrumen tersebut menyebabkan pilot tak menerima data valid mengenai kecepatan pesawat.

Dilansir BBC, Rabu (14/2/2018), analisis awal dari alat perekam penerbangan menunjukkan, pesawat yang mengangkut 65 penumpang dan enam kru itu mengalami masalah  setelah lepas landas, pada ketinggian sekitar 1.300 meter.

Pada ketinggian itu, instrumen mulai menampilkan data kecepatan berbeda, yang mungkin disebabkan kerusakan sensor, sementara di saat bersamaan sistem pemanas mereka dimatikan. Saat kru mendeteksi permasalahan ini, mereka mematikan sistem autopilot yang pada akhirnya membuat pesawat menukik 30-35 derajat.

Sementara itu, media Rusia melaporkan, kapten pesawat sempat menolak tindakan untuk menghilangkan lapisan es sebelum lepas landas di Bandara Domodedovo, Moskow. Memang, tindakan menghilangkan lapisan es hanya bersifat opsional, keputusan ada pada kru pesawat yang didasarkan pada kondisi cuaca.

Seperti diketahui, pesawat jenis Antonov An-148  itu jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Domodedovo. Lebih dari 1.400 puing dan ratusan pecahan bodi pesawat ditemukan di area yang luas di Ramensky, sebelah tenggara Moskow.

Pesawat berusia 7 tahun ini sedang dalam perjalanan ke Orsk di pegunungan Ural dan kehilangan kontak pada pukul 14.27 waktu setempat, tanpa mengirim panggilan darurat. Komisi keselamatan transportasi Rusia menyatakan, pesawat masih utuh sebelum menghujam bumi, mengindikasikan burung besi itu tidak meledak di udara. (*/NP)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close