DomestikHighlightHot NewsNews

Sriwijaya Air Akan Menjadi Maskapai Kedua yang Terdaftar di Bursa Saham

Infopenerbangan.com, Perusahaan maskapai penerbangan, PT Sriwijaya Air berencana mencatatkan kepemilikan usahanya di bursa saham melalui Initial Public Offering (IPO) pada Maret 2017 mendatang. Jika ini terjadi, Sriwijaya Air akan jadi maskapai kedua yang terdaftar di bursa saham setelah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Pencarian dana segar ini dilakukan guna mengembangkan bisnis perusahaan, di antaranya untuk mendatangkan Pesawat 777-300ER. Pesawat itu direncanakan untuk mengangkut jamaah umrah dan rute ke luar negeri lainnya.

“Kita berpikir untuk pengembangan usaha. Misalnya rencana kita, saya sudah komunikasikan kepada pihak lessor untuk mendatangkan pesawat 777-300ER untuk penerbangan rute panjang. China misalnya dan negara terdekat ASEAN lainnya. Tapi tujuan utamanya adalah penerbangan umrah dan haji,” ujar CEO Sriwijaya Air, Chandra Lie.

Harapannya dengan mendaftarkan perusahaan dalam tax amnesty, seluruh pembukuan perusahaan dapat lebih baik lagi, sehingga dana yang masuk dari luar negeri berkat tax amnesty tersebut dapat membantu perusahaan membeli saham-saham Sriwijaya Air Group.

“Mimpi saya, ketika IPO, buku saya sudah rapi. IPO itu mimpi besar seluruh perusahaan yang ada di Indonesia. Dengan adanya tax amnesty, saya meminta support-nya uang yang akan masuk, bisa membeli saham-saham Sriwijaya Air Group untuk di-IPO-kan. Harapan saya, kalau Tuhan menghendaki rencana di bulan Maret 2017,” jelasnya.

Chandra mengungkapkan, perusahaan berencana menambah tiga pesawat Boeing 777-300ER. Ia berujar, dirinya memiliki mimpi untuk menerbangkan jamaah Indonesia melaksanakan umrah di tanah suci.

“Untuk pesawat saya harapkan akhir tahun ini 1 pesawat, 2017 ada 2 pesawat. Artinya kita harus siapkan 3 pesawat agar ada standby pesawat untuk mendukung operasional,” tutur dia.

Diapun menambahkan, bahwa keinginannya untuk bisa memfasilitasi pegawainya untuk umrah dan haji.

“Kalau Tuhan membuka jalan, kita berkomitmen dalam waktu 5 tahun, seluruh pegawai Sriwijaya Group sudah umrah dan jadi haji kecil,” tambahnya.

Related Articles

1 thought on “Sriwijaya Air Akan Menjadi Maskapai Kedua yang Terdaftar di Bursa Saham”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close