InternasionalNews

THAI AIRWAYS BANGKRUT

Infopenerbangan,- Thai Airways, Maskapai penerbangan nasional asal Thailand, menyatakan bangkrut dan tengah menjalani proses rehabilitasi hutang di pengadilan. Hal ini membuat para pemegang tiket kecewa karena tiket yang mereka beli tidak bisa digunakan lagi.

Karena pandemi virus corona (Covid-19) sejak April Maskapai yang dioperasikan Thai Airways International PLC dan sahamnya tercatat di Bursa Bangkok dengan kode saham THAI ini, sudah menghentikan layanan.

Selasa (2/6/2020), Dikutip dari The Thaiger, pihak public relation Thai Airways menegaskan tidak dapat menawarkan refund saat ini. Pada Rabu, (27/5/2020) Pengadilan Kebangkrutan Pusat menerima permintaan maskapai ini untuk menjalani rehabilitasi di bawah hukum kebangkrutan Thailand. Jumlah tiket yang tidak bisa di-refund mencapai 24 miliar Baht atau nyaris mencapai Rp. 11 triliun.

Pada Juli 2020 maskapai Thai Airways sebelumnya mengumumkan akan kembali beroperasi, seiring perbatasan akan kembali dibuka secara bertahap dan para penumpang mulai kembali terbang.

“Namun, kembali (beroperasinya penerbangan) yang direncanakan pada Juli 2020 masih dalam pertimbangan. THAI sedang memantau situasi dan langkah-langkah pencegahan dan penguncian di setiap negara seiring permintaan travel agar layanan kembali dibuka sejalan dengan perbaikan situasi pandemi Covid-19.” tulis manajemen Thai, dilansir BangkokPost.

Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (Civil Aviation Authority of Thailand/CAAT) telah melarang semua penerbangan internasional ke Thailand hingga akhir Juni.

Thai Airways dibebani dengan utang luar biasa sebesar 244,9 miliar Baht atau setara Rp 112 triliun, Thai Airways akan dilindungi dari penyitaan sampai masalah rehabilitasi utang diselesaikan dengan kreditor dan disetujui oleh pengadilan. Proses tersebut bisa memakan waktu hingga 6 bulan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close