Uncategorized

TURBULENSI HEBAT, 10 PENUMPANG DAN PRAMUGARI TERLUKA

Pramugari ALK Airlines terlempar ke langit langit pesawat saat turbulensi hebat mengguncang pesawat

Infopenerbangan,- Penumpang maskapai ALK harus mengalami pengalaman penerbangan yang mengerikan, pasalnya pesawat yang mereka tumpangi mengalami turbulensi yang kuat hingga menghempaskan pramugari ke atap pesawat pada hari Minggu lalu.

Dalam rekaman mengerikan yang direkam oleh seorang penumpang bernama Mirjeta Basha di atas pesawat ALK Airlines Boeing 737 yang terbang dari Kosovo ke Swiss, para penumpang terlihat dengan cepat mengenakan seatbelt mereka hanya beberapa detik sebelum sentakan kuat mengguncang pesawat.

Guncangan yang kuat itu juga mampu membuat pramugari ke terhempas ke langit-langit pesawat dan menjatuhkan troli yang penuh minuman di sekitar mereka yang duduk di dekatnya.

“Orang-orang mulai menjerit dan menangis,” kata Basha kepada 20 Minuten, sebuah surat kabar Swiss, menurut Marketwatch.

“Kupikir kita semua harus mati. Suami saya telah melepuh lehernya, ”tambahnya ke outlet berita Jerman Badische Zietung, lapor News.com.au.

“Penerbangan dari Pristina dengan maskapai ALK mengalami turbulensi di udara sekitar 20 menit sebelum mendarat,” kata bandara kepada ABC News. “Pilot memperingatkan agen penanganan sehingga petugas pemadam kebakaran bandara segera berada di tempat kejadian ketika pesawat tiba.”

Meskipun ada laporan bahwa kursi robek dari pesawat selama turbulensi selama 10 menit, ALK Airlines, perusahaan Bulgaria yang memiliki pesawat itu, mengatakan pesawat itu memiliki pendaratan “normal” setelah insiden itu dan tidak ada kursi yang copot.

“Tanda-tanda sabuk pengaman yang kencang menyala pada saat gangguan, awak pesawat mengantisipasi kemungkinan turbulensi,” kata maskapai itu, menurut The Aviation Herald.

“Downdraft yang kuat terjadi dan pesawat sedikit melenceng dari level penerbangan yang ditentukan. Awak segera setelah itu meminta keturunan (dan pesawat turun ke FL320). “

“Pesawat melanjutkan pendaratan normal, tidak ada keadaan darurat yang dinyatakan,” mereka melanjutkan. “Bantuan medis diminta setelah mendarat, dua penumpang membutuhkan penilaian medis. Tidak ada kursi yang robek sama sekali,”tutup pihak maskapai. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close