Hot NewsNews

WACANA HAPUS SYARAT RAPID TEST DI INDUSTRI PENERBANGAN

Infopenerbangan,- Maskapai penerbangan akan menyambut positif rencana Gugus Tugas Penanganan Covid-19 untuk menghapuskan syarat rapid test atau PCR test untuk calon penumpang.

Erlangga Sakti selaku Direktur Produksi PT Citilink Indonesia menyatakan sikap positif recana tersebut. Erlangga menilai keinginan masyarakat untuk bepergian dengan pesawat akan meningkat jika peraturan rapid test tersebut di hapuskan.

Pada Rabu (12/8/20) Erlangga menyampaikan pada video conferencenya,”Saya melihat bagaimana masyarakat percaya dengan keadaan yang sudah aman dari covid-19 ini. Seandainya ini bisa mempengaruhi rasa aman masyarakat, saya yakin keinginan masyarakat akan meningkat,”.

Maskapai Industri Penerbangan telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk calon penumpangnya. Dengan begitu rasa kepercayaan masyarakat akan terbang kembali meningkat di tengah pandemi covid-19 ini.

Erlangga yakin penumpang pesawat akan tetap merasa aman dan nyaman tanpa harus menyertakan surat keterangan sehat atau bebas covid-19.

“Dengan kondisi sekarang (trafik) sudah tumbuh 40 persen, berharap step by step (sedikit demi sedikit) akan meningkat terus,” lanjutnya.

Muhammad Ridwan selaku Ketua Bidang Kargo INACA menyebutkan beban biaya rapid test kerap menjadi alasan bagi calon penumpang untuk mengurungkan niat terbang mereka. 

Biaya juga menjadi beban untuk masyarakat, mereka harus membayar tiket dan rapid test hal itu membuat masyarakat mengurungkan niat mereka untuk pergi.

Sebelumnya, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menyatakan tengah berencana menghapuskan kewajiban rapid/PCR test bagi calon penumpang pesawat.

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito belum dapat banyak jawab soal landasan keputusan tersebut dan kapan protokol baru akan diimplementasikan.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close