DomestikHot NewsNews

Whitesky Aviation Dukung Aksesibilitas Pariwisata Di Pulau Bintan

Infopenerbangan,- PT Bintan Aviation Investments dan PT Whitesky Aviation membangun mitra strategis (strategic partner) untuk meningkatkan daya tarik dan aksesibilitas destinasi pariwisata di Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Keduanya sepakat menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Lounge Helicity, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta – Senin (7/8/2017).

MoU tersebut berisi tentang kemitraan strategis dan saling menguntungkan dalam menyediakan jasa angkutan helikopter, khususnya untuk kepentingan transportasi antar destinasi pariwisata yang ada di Kepulauan Riau, maupun atraksi tour dengan helikopter (Heli Adventure Tour).

“Kami optimistis kalau kerjasama ini akan meningkatan keunggulan destinasi pariwisata di Bintan, khususnya di Bintan Resort yang saat ini tengah mengadakan peningkatan kapasitas kamar hotel dari 1.700 kamar menjadi 7.000 kamar pada tahun 2020. Dengan demikian diperkirakan bahwa akan lebih banyak wisatawan mancanegara berkunjung ke destinasi pariwisata di Bintan,” kata Managing Director Bintan Aviation Investments Michael Wudy.

“Selain pariwisata, kami juga berencana mengoperasikan penerbangan helicopter dari dan ke helikopter base di Bintan. Juga membangun FBO (fixed base operator) dan MRO (maintenance repair overhaul) helikopter di Bintan Aerospace Industry Park serta sekolah penerbangan helikopter,” kata CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmadja saat.

Denon menuturkan, pihaknya, dalam mengoperasikan helicopter akan memanfaatkan fasilitas di lokasi wilayah kerja Bintan Resort, Bandara Bintan, Aerospace Industry Park, dan Southlinks Country Club Batam. Adapun produk jasa penerbangan helikopter yang ditawarkan Whitesky meliputi Helitour, Helicity dan Helimedic.

“Selain berpengalaman dibidangnya, kami punya visi yang sama dengan Whitesky. Harapannya dengan kerjasama ini dapat menciptakan sinergi yang sangat baik untuk mengembangkan Pulau Bintan,” tambah  Michael.

Kerjasama ini sejalan dengan program pemerintah yang menjadi prioritas Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan yang menerapkan strategi 3A yakni Airlines, Airport, Air Navigation dan Authorities sebagai perencanaan membangun konektivitas udara. (*/NP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close