Hot NewsInternasionalNews

Air Berlin Ajukan Proses Pailit

Infopenerbangan,- Maskapai penerbangan terbesar kedua di Jerman, Air Berlin mengajukan proses pailit kepada Pemerintah setelah pemegang saham utamanya, Etihad Airlines memutuskan tak akan memberikan dukungan dana lebih lanjut.

Perusahaan penerbangan berbiaya murah (budget airlines) itu dibebani utang selama satu dekade. Maskapai tersebut juga menanggung total kerugian sebesar 782 juta euro pada tahun 2016.

Kabar pailitnya Air Berlin membuat maskapai seperti Lufthansa memiliki kesempatan untuk mendapatkan slot di bandara saingannya tersebut, seperti di Berlin Tegel dan Duesseldorf. Maskapai terbesar Jerman itu kian bernafsu untuk mempertahankan posisi domestiknya dari ekspansi Ryanair, yang merupakan kompetitor di dalam negeri yang menawarkan penerbangan murah.

Lufthansa mengkonfirmasikan bahwa pihaknya sedang melakukan pembicaraan untuk mengambil alih bagian-bagian bisnis tersebut. EasyJet juga disebut menjadi maskapai kedua yang disebut-sebut oleh pemerintah saat melakukan perundingan dengan Air Berlin.

Pemerintah Jerman telah memberikan pinjaman bridging sebesar 150 juta euro (US$ 176 juta) sehingga Air Berlin masih bisa mempertahankan pesawatnya di udara selama tiga bulan dan mengamankan sebanyak 7.200 pekerja di Jerman, sementara negosiasi bisnis tengah berlanjut.

Dilaporkan, salah satu penyebab kebangkrutan maskapai tersebut adalah jumlah konsumen yang terus menurun. Pada bulan Juli lalu misalnya, Air Berlin kehilangan seperempat penumpang dibanding tahun sebelumnya.

Ketidakdisiplinan maskapai penerbangan tersebut juga menjadi alasan dari pailitnya Air Berlin. Jadwal penerbangan yang sering delay (terlambat) membuat banyak orang kapok dan pembayaran biaya kompensasi kepada penumpang akibat keterlambatan penerbangan. (*/NP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close