Hot NewsInternasionalNews

Air India Turbulensi, Tiga Penumpang Terluka

Infopenerbangan,- Sebuah pesawat penumpang milik maskapai Air India mengalami turbulensi hebat saat mengudara ke New Delhi. Salah satu panel jendela di dalam kabin terlepas dan tiga penumpang luka-luka.

Seperti dilansir media lokal India, The Times of India dan NDTV, Senin (23/4), insiden ini menimpa sebuah pesawat jenis Boeing 787 Dreamliner milik Air India (AI) yang terbang untuk rute domestik, dari Amritsar menuju New Delhi, pada Kamis (19/4) lalu.

Pesawat Boeing 787 Dreamliner itu mengalami turbulensi selama 10-15 menit saat sedang memasuki fase “mendaki” dari ketinggian 8.000 kaki (2.400 meter) ke 21.000 kaki (7.000 meter).

“Turbulensi yang dialami AI 462 (nomor penerbangan) sangat kuat sehingga kepala penumpang yang tak mengenakan sabuk pengaman menghantam langit-langit kabin saat terjadi guncangan,” demikian keterangan sejumlah sumber.

“Bagian dalam panel jendela (18-A) terlepas. Bagian luar jendela tidak rusak dan tidak terjadi pengurangan tekanan. Para penumpang tentu saja ketakutan,” imbuh sumber itu.

Sejumlah masker oksigen di atas kursi penumpang terjatuh saat turbulensi terjadi. Salah satu bagian penutup kabin di atas kursi penumpang dilaporkan retak. Penyebab turbulensi parah ini masih diselidiki oleh pihak maskapai dan otoritas penerbangan setempat.

“Ini merupakan turbulensi level tinggi yang tidak biasa,” sebut seorang pejabat senior maskapai Air India, yang enggan disebut namanya. “AI dan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) masih menyelidikinya,” imbuhnya.

Usai pesawat mendarat dengan selamat di New Delhi, tiga penumpang yang luka-luka dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

“Tim darurat kami dan para malaikat merawat tiga penumpang yang luka-luka, yang telah dilarikan ke rumah sakit usai mendarat di Delhi,” ucap pejabat senior Air India Itu.

“Penumpang yang kepalanya terbentur bagasi di atas kepala, mendapat jahtan. Dua penumpang lainnya mengalami luka-luka ringan. Mereka semua baik-baik saja dan melanjutkan perjalanan dengan penerbangan penghubung setelah mendapat bantuan pertama. Penumpang yang mendapat jahitan menyatakan dirinya baik-baik saja dan para dokter menyatakan dia bisa bepergian,” imbuhnya.

Insiden Air India ini mengingatkan pada insiden serupa yang menimpa Singapore Airlines pada Oktober 2014. Saat itu pesawat jenis Airbus A-380 mengalami turbulensi ketika pesawat hendak mendarat di Mumbai. Sedikitnya 22 penumpang dan awak mengalami luka-luka. (*/NP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close