Internasional

Air New Zealand Beli Pesawat Berbadan Lebar dari Boeing

Infopenerbangan.com – Air New Zealand, maskapai asal Selandia Baru, telah memutuskan membeli pesawat berbadan lebar dari Boeing Co. Keputusan Air New Zealand ini mengakhiri ‘pertempuran’ selama 18 bulan antara produsen pesawat Amerika Serikat tersebut dan saingannya dari Eropa, Airbus SE.

Maskapai Air New Zealand telah mempertimbangkan untuk mengganti delapan pesawat Boeing 777-200ER dalam kesepakatan senilai lebih dari US$ 2 miliar.

Air New Zealand sudah menggunakan pesawat berbadan lebar Boeing secara eksklusif pada penerbangan jarak jauh, dan jet lorong tunggal Airbus pada rute yang lebih pendek.

Chief Financial Officer Air New Zealand, Jeff McDowall, pilihan akhir yang dipertimbangkan adalah Boeing 787 dan Airbus A350. “Mereka berdua pesawat yang fantastis,” kata McDowall.

Lebih lanjut menurut McDowall, keduanya menghasilkan pengalaman pelanggan yang fantastis dibandingkan dengan pesawat yang ada tetapi juga biaya yang lebih rendah dan emisi karbon yang lebih rendah. “Kami berharap dapat membuat keputusan segera, di bulan depan,” ujarnya.

Sebagai informasi, Air New Zealand sudah mengoperasikan 13 unit 787-9 jet dan memesan satu lagi.

Kepala eksekutif Air New Zealand, Christopher Luxon tahun lalu mengatakan kepada Reuters bahwa Boeing 777X yang lebih besar juga sedang dipertimbangkan. Mereka berencana menggunakan jet baru untuk memulai rute yang lebih panjang seperti Auckland ke New York dan Brasil.

Pada bulan Maret, CFO McDowall dalam briefing analis mengatakan, pihaknya akan membutuhkan lebih sedikit jet pengganti pada tahun 2023 daripada yang diperkirakan pada awalnya karena perubahan dalam jaringan penerbangannya.

Air New Zealand memulai program pengurangan biaya dua tahun pada bulan Maret dan menunda pengeluaran modal pesawat sekitar NZ $ 750 juta (US$ 490,1 juta) sebagai bagian dari tinjauan bisnis.

Sebulan sebelumnya, Air New Zealand memangkas tarif domestik sebanyak 50 persen dalam perubahan struktur harga sebagai tanggapan terhadap pasar perjalanan yang melambat. (*)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close