InternasionalNews

AIRBUS LAKUKAN UJI COBA PENERBANGAN ACJ319neo

Infopenerbangan,- Pabrikan pesawat raksasa Airbus melakukan uji coba penerbangan jet ACJ319neo yang berlangsung lebih dari 16 jam lamanya.

“Penerbangan tersebut berangkat dari markas Airbus di Toulouse ke Greenland dan kembali pada 26 April lalu. Ini membutuhkan waktu selama 16 jam 10 menit, kata Airbus dalam sebuah pernyataan, Senin (waktu Eropa).

Airbus menyebut penerbangan itu merupakan yang terpanjang oleh pesawat keluarga A320neo yang dioperasikan oleh awak Airbus, melampaui penerbangan sebelumnya 15 jam dan 15 menit yang ditetapkan oleh ACJ319 pada tahun 1999.

Pesawat ini diperuntukkan untuk K5 Aviation yang berbasis di Jerman dan memiliki lima tangki pusat tambahan di ruang kargo. Itu akan dilengkapi interior kabin VVIP oleh Fokker Techniek di Belanda setelah dikirim.

“Kami ingin menerbangkan pelanggan ke tujuan mereka menggunakan rute tercepat, serta memberikan kenyamanan dan layanan yang tak tertandingi, dan sangat mengesankan melihat kemampuan jarak jauh seperti itu di tangan pertama,” kepala eksekutif dan CEO pilot K5 Aviation Erik Scheidt, yang ikut berpartisipasi dalam penerbangan.

Airbus memulai tes penerbangan ACJ319neo, yang merupakan versi jet A319neo pada 24 April lalu.

Program uji penerbangan bertujuan untuk memverifikasi beberapa fitur spesifik dari pesawat yang dirancang untuk penggunaan perusahaan, seperti tangki bahan bakar tambahan di ruang kargo yang memungkinkan untuk operasi antarbenua.

Airbus mengatakan pihaknya memiliki 14 pesanan untuk versi jet dari keluarga pesawat A320neo. Selanjutnya, perusahaan memiliki sekitar 200 jet yang beroperasi di seluruh dunia.

Operasi jarak jauh juga merupakan bagian dari program uji penerbangan untuk varian penumpang komersial dari keluarga pesawat A320neo. Pada bulan Maret 2018, sebuah Airbus A321LR diterbangkan dengan penerbangan nonstop dari Mahe di pulau-pulau Seychelles ke Toulouse, menempuh jarak total 4.750nm dalam 11 jam.

Selain 16 awak uji penerbangan, kabin juga menyertakan 162 “penumpang boneka tiruan manusia”, kata Airbus saat itu.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close