DomestikHighlightHot News

Awas Serangan Jantung Dan Paru-Paru Dalam Penerbangan Haji

Mewaspadai penyakit yang dapat disebabkan karena resiko perjalanan jauh bagi para calon jamaah haji.

Mewaspadai Penyakit Serangan Jantung.

Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang rawan terhadap berbagaitekanan situasi selama kegiatan ibadah haji, termasuk dampak dari penerbangan haji yang cukup panjang. Terdapat jenis penyakit jantung yang digolongkan sebagai kelompok penyakit berisiko tinggi (risti) atau high risk disease adalah penyakit jantung koroner (PJK). Oleh karena lebih dari 60% yang menunaikan ibadah haji berusia 45 tahun keatas, maka akan sangat mungkin mewaspadai penyakit jantung koroner. Melihat pada masalah deep vein thrombosis (DVT) dan emboli paru, akibat kurangnya perhatian terhadap pencegahan, telah terjadijatuh banyak korban dalam penerbangan-penerbangan jarak jauh diberbagai belahan bumi ini. Di Amerika Serikat data kematian penumpang pesawat rata-rata 43-47 orang setiap tahun dan dua pertiganya adalah pengidap penyakit jantung. Mengingat menunaikan ibadah haji adalah hak setiap muslim, dilaksanakan melalui persiapan yang cukup panjang, atas niat yang sangat luhur tidak ada seorangpun yang melarangnya. Oleh karena itu setiap dokter yang terkait dengan pelayanan jamaah haji harus memposisikan diri secara bijak dan dilandasi oleh niat untuk membantu setiap jamaah haji agar dapat melaksanakan ritual ibadahnya dengan khusuk dan dengan risiko yang sekecil-kecilnya.

Mewaspadai Penyakit Paru Obstruksio Kronis (PPOK)

Bagi jamaah haji yang sehat, penerbangan haji dari sudut pulmonologi tidak ada masalah, akan tetapi bagi jamaah haji yang mempunyai penyakit paru-paru obstruksi kronis (PPOK) kemampuan paru untuk mengatasi dampak buruk akibat rendahnya tekanan udara dalam kabin pesawat. Jemaah haji yang menderita PPOK sebaiknya ditangani secara khusus agar risiko terhadap dampak buruk penerbangan haji dapat ditekan serendah mungkin. Harus diwaspadai kemungkinan terjadi hipoksemia dalam penerbangan.

Semoga para jamaah haji yang berangkat dapat selamat sampai tujuan dan menjalankan semua ibadah di tanah suci secara sehat, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta menjadi haji yang mabrur.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close