DomestikHighlightNews

Budi Karya Sumadi, Temui Sultan Ingin Proyek Airport Baru Tancap Gas

Infopenerbangan.com, – Yoygakarta RMOL. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, kemarin melakukan blusukan perdana ke Yogyakarta. Sabtu 6 agustus. Mantan Dirut PT Angkasa Pura II ini berencana meluncurkan kereta turis dan mempercepat pembangunan Airport international di kota Gudeg.

 

Kegiatan pertama dilakukan Budi Karya Sumadi di Yogyakarta meninjau fasilitas dan pelayanan Stasiun Tugu. Budi Karya Sumadi tiba di stasiun itu pukul 13.28 wib. Dia didampingi Dirjen perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono. Direktur aset PT Kereta Api Indonesia (KAI) Dody Setiawan. Kepala PT KAI Daop VI Yogyakarta Hendi Helmi, dan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

 

Selain ngecek fasilitas, Budi Karya menyapa beberapa penumpang dan menanyakan pelayanan, sambil menyerap aspirasi. “Mau ke mana bu? Berapa harga tiketnya, kema­halan nggak? Atau ada usul apa supaya lebih bagus,” tanya Budi Karya.

 

Puput, seorang penumpang menjawab, puas dengan pe­layanan. Hanya saja, dia usul agar fasilitas di dalam kereta api perlu diperbaiki. “Kereta apinya jelek pak. Kalau bisa di­ubah menjadi lebih baik. Nggak apa-apa harga tiket dinaikkan menjadi setingkat kelas bisnis,” usul Puput.

 

Penumpang lainnya, Sumarti juga memiliki pandangan se­rupa. “Pelayanan sudah baik. Tapi kereta sering terlalu penuh sampai sulit berjalan,” ungkapnya.

 

Dari kunjungan ini. Budi menyimpulkan, secara umum pelayanan sudah cukup baik karena masyarakat menyatakan puas. Namun untuk kebutuhan fasilitas kereta. Menurutnya, harus terus diperbaiki karena kelas penumpang berbeda beda. Ada kelas A, B, C dan D.

 

Budi menilai, daya kereta api sangat kuat. Masyarakat menyukai moda transportasi untuk berpergian. Oleh karena itu, pihaknya komit untuk terus mengembangkan pembangunan kereta api.

 

Di Yogyakarta, Budi berkeinginan mengembangkan kereta turis. Keberdaaan kereta ini dipandangnya tepat mengingat Yogyakarta salah satu kota destinasi liburan. Menurutnya, kereta wisata itu nanti memiliki fasilitas selevel hotel bintang empat.

 

Temui Sultan

 Dari kampus, Budi merapat ke Keraton Yogyakarta untuk bertemu Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X membahas pembangunan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA). Budi menyampaikan keinginannya agar proyek tersebut diper­cepat.

Budi meniai, Sri Sultan sangat pro aktif di dalam me­nyelesaikan masalah proses pembangunan seperti pembebasan tanah.

Dia mengklaim akhir Agustus tahun ini pembebasan tanah su­dah dapat dilakukan.

“Angkasa Pura kita anjurkan untuk lebih cepat. Karena kalau masalah tanah selesai, teknis itu dalam kendali kita. Kita bisa me-manage itu dengan lebih cepat,” pungkasnya.

Sekadar informasi, NYIA akan memiliki kapasitas empat kali lebih besar dari Bandara Adisutjipto, Sleman. NYIA mampu menampung 15 juta penumpang, dan 28 pesawat Boing 777.

 

Seperti yang dikutip dari artikel HARIAN RAKYAT MERDEKA dan berbagai sumber lainnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close