Ragam

DORONG WISATA KARIMUNJAWA, RUNWAY BANDARA DEWADARU AKAN DIPERPANJANG

Infopenerbangan – Untuk meningkatkan wisata Kepulauan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, pemerintah bakal mengembangkan Bandara Dewadaru, Karimunjawa.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya berharap dengan pengembangan Bandara Dewadaru di sisi darat dan sisi udara maka akan menambah rute ke destinasi wisata tersebut.

Dalam pengembangan tersebut, landasan pacu (runway) Bandara Dewadaru akan diperpanjang dari 1.400 meter menjadi 1.700 meter, sehingga pesawat baling-baling sejenis ATR-72 bisa mendarat dengan kapasitas penuh.

Saat ini dengan landasan pacu 1.200 meter, pesawat ATR-72 dari Wings Air tidak dapat mengangkut penumpang dengan kapasitas maksimal untuk memenuhi aspek keselamatan.

Hingga saat ini hanya Wings Air yang melayani penerbangan menuju Karimunjawa secara regular. Wings Air terbang ke Karimunjawa tiga kali seminggu dengan tingkat keterisian penumpang 100 persen.

“Nanti saat runway bandara 1.600 meter, kita tingkatkan pergerakan dari pesawat-pesawat, terutama dari Semarang,” ucap Menhub.

Selain peningkatan kapasitas, Menhub juga mengatakan, terbuka kesempatan untuk penambahan rute baru menuju Karimunjawa.

“Misalnya bisa dari Bandara Kulonprogo ke Karimunjawa. Ini akan jadi kombinasi pariwisata yang baik dengan Borobudur. Karena kalau dia mau di satu tempat Candi Borobudur bisa kombinasi ke sini,” ungkap Menhub.

Sebagai informasi, saat ini Bandara Dewadaru memiliki landasan pacu berukuran 1.200 x 30 meter. Secara fisik Bandara Dewadaru telah memiliki landasan pacu 1.400 x 30 meter di mana saat ini masih menunggu verifikasi.

Sedangkan untuk taxiway berukuran 62 x 15 meter, dan apron berukuran 91 x 50 meter yang dapat melayani pesawat sejenis ATR-72. Luas terminal penumpang Bandara Dewadaru saat ini baru 220 meter persegi.

Untuk perluasan terminal Bandara Dewadaru diperlukan anggaran Rp 20-30 miliar, sedangkan untuk terminal pihaknya akan menyiapkan anggaran sebesar Rp 30-40 miliar.

“Perluasan terminal itu alokasi dari Kemenhub, sedangkan tanah dari pemda tingkat 1 dan pemda tingkat 2,” ucapnya.

Sementara untuk pengerjaan perpanjangan landasan pacu dan pembangunan gedung terminal diusulkan dalam anggaran 2021. (*)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close