InternasionalNews

DUA PESAWAT 737 MAX 8 TERLIBAT INSIDEN MEMATIKAN DALAM KURUN WAKTU 6 BULAN

Infopenerbangan– Boeing tengah menghadapi pertanyaan baru setelah kecelakaan kedua mematikan dalam waktu kurang dari enam bulan yang melibatkan pesawat milik mereka.

Seluruh 157 orang yang berada di dalam pesawat Ethiopian Airlines meninggal setelah pesawat itu jatuh tak lama lepas landas pada Minggu pagi. Insiden ini disebut menyerupai penerbangan Lion Air yang jatuh pada akhir Oktober dan menewaskan 189 orang di dalamnya.

Baik penerbangan Ethiopian Airlines dan Lion Air sama – sama menggunakan pesawat Boeing 737 MAX 8 baru dan keduanya jatuh beberapa menit dalam penerbangan.

Keadaan kedua kecelakaan itu masih dalam penyelidikan, dan Boeing tidak memberikan bukti yang menunjukkan bahwa kedua insiden itu terkait. Kesamaan itu mungkin saja kebetulan.

“Tetapi jika kecelakaan Ethiopian Airlines disebabkan oleh masalah yang sama dengan Lion Air yang jatuh, Boeing (BA) mungkin perlu mengimplementasikan modifikasi pada pesawatnya dan mengubah cara pelatihan kru pada 737 MAX 8,” menurut Richard Aboulafia, seorang analis penerbangan di Teal Group seperti dilansir daro CNN business.

“Jika pabrikan, maskapai penerbangan, atau pelanggan semakin khawatir tentang keselamatan 737 MAX 8, Boeing mungkin harus menghentikan sementara pesawat baru atau menghentikan pengiriman,” kata Aboulafia.

737 MAX sejauh ini merupakan armada terlaris Boeing. Tahun lalu, sekitar 72% pengiriman pesawat Boeing merupakan jenis 737 dan Boeing berencana membuat 59 unit baru jenis 737 setiap bulan pada tahun ini.

Southwest merupakan pemilik armada pesawat 737 MAX 8 terbesar, yang kemudian diikuti oleh RyanAir dan FlyDubai, menurut Boeing.

Meskipun “terlalu dini untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini, tetapi insiden ini mungkin dapat ‘melukai’ Boeing,” kata Aboulafia.

“Sehubungan dengan basis pendapatan perusahaan, ini tidak akan terlalu membebani dengan cara apa pun,” tambahnya lagi.

Dilain hal itu, Boeing menyampaikan duka mendalam dalam sebuah pernyataan. “Sangat sedih mengetahui kematian penumpang dan awak pesawat di pesawat Ethiopian Airlines 302, pesawat 737 MAX 8,”

Perusahaan pabrikan pesawat raksasa ini juga mengatakan siap untuk memberikan bantuan teknis atas permintaan AS dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional.

Boeing memiliki tahun terbaiknya pada 2018, dan mengharapkan tahun ini menjadi lebih baik. Perusahaan membukukan penjualan lebih dari $ 100 miliar untuk pertama kalinya dalam 102 tahun sejarahnya karena peningkatan pengiriman jet komersial dan militer. Perusahaan ini mengirimkan rekor 806 jet komersial tahun lalu, naik hampir 6% dari 2017. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close