Hot NewsInternasionalNews

Emirates Hadapi Masalah Kurangnya Jumlah Pilot

Infopenerbangan,- Emirates saat ini dilaporkan sedang menghadapi masalah  kekurangan pada jumlah pilot yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pilot Emirates berhenti bekerja.

Dilansir dari Onemileattime, Presiden Emirates Airlines mengatakan bahwa maskapainya “sedikit kekurangan jumlah pilot,” yang dimana hal ini mungkin dapat merugikan maskapai.

Menurut laporan Media, akibat kurangnya jumlah pilot, Emirates akan memarkirkan sekitar 46 pesawat selama beberapa bulan mendatang. Seluruh pesawat tersebut merupakan 11 Boeing 777 dan 1 Airbus A380 yang  dijadwalkan tidak terbang pada bulan April, 14 pesawat Boeing 777 dan enam Airbus A380 pada bulan Mei dan 11 Boeing 777 dan 3 unit Airbus A380 pada bulan Juni.

Walaupun kemungkinan Emirates akan mengalami kerugian dengan mendiamkan beberapa dari pesawat ini, hal ini dinilai pilihan yang lebih baik. Pasalnya perusahaan akan mengeluarkan biaya yang banyak ketika pesawat tersebut beroperasi.

Emirates diprediksi akan mengalami kerugian sebesar $ 46 juta per bulan, atau lebih dari $ 500 juta per tahun untuk biaya parkir, perawatan, asuransi dan penyewaan pesawat – pesawat itu (meskipun mungkin tidak akan diparkir selama itu).

Di masa yang lampau, Emirates menawarkan kontrak yang dinilai sangat kompetitif, seperti gaji sebagian besar bebas pajak, bayaran yang cukup bagus, serta diberi tempat tinggal dan tunjangan lainnya, namun kontrak yang ditawarkan tersebut juga memiliki kekurangan seperti Pilot hanya diperbolehkan untuk tinggal di Dubai tanpa boleh pergi serta kerja berjam-jam lamanya.

Sehingga banyak pilot memilih untuk kembali dan mencari pekerjaan di tempat asalnya yang dapat membayar sebanding, atau pilot pindah ke negara lain di mana maskapai penerbangan menawarkan kontrak yang luar biasa.

Sebagai contoh, maskapai China dikenal dengan kontrak mereka yang sangat menguntungkan, banyak pilot di perusahaan penerbangan China dapat menghasilkan $ 300.000 lebih per tahun, dengan keuntungan dapat pulang dan pergi.

Kurangnya jumlah pilot ini jelas merupakan cerminan yang parah bagi permasalahan Emirates. Meskipun saat ini Emirates memiliki beberapa pilot dalam masa pelatihan, namun sepertinya tidak akan memecahkan masalah dalam beberapa bulan mendatang karena masih banyak pilot akan berhenti.(*/NP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close