Ragam

FASILITAS BANDAR UDARA SOETTA SETARA HEATHROW LONDON

Infopenerbangan.com – Menteri BUMN Rini Soemarno melakukan ground breaking empat pembangunan di kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) sekaligus yakni, revitalisasi terminal 1, revitalisasi terminal 2, pembangunan flyover dan pembangunan integrated building dengan luas lahan 33.658 meter persegi.

Rini juga sempat mengecek perkembangan pembangunan landas pacu 3, taxi way, east cross dan cargo village.

Sedangkan fasilitas penunjang Bandara Soekarno Hatta yang diresmikan Rini, yakni stasiun kereta layang terminal 1, 2 dan 3, depo kereta layang, gardu distribusi listrik, gardu induk tegangan tinggi dan pusat kendali Airport Operation Control Center Bandara Internasional Soekarno Hatta.

“Saya juga melihat kontrol APMS, kereta antar terminal, yang sudah mulai di testing line. Sekarang dicoba tidak pakai driver, tapi sekarang masih pakai driver. AOCC bisa melihat aktivitas bandara, melihat penerbangan pesawat, bagasi, penumpang dan lapangan parkir,” kata Rini saat melakukan kunjungan ke kawasan Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Jumat (5/4/2019). 

Menurut Rini, standar Bandara Soetta tidak kalah dengan bandara-bandara di negara maju.

“Alhamdulillah standar Bandara Soetta sama dengan di London, Heathrow Airport. Saya bangga anak bangsa menyiapkan ini semua. Ini sinergi BUMN,” ujar Rini.

Untuk mengembangkan Bandara Soetta, Kementerian BUMN melalui PT Angkasa Pura II (Persero) merogoh kocek Rp 9 triliun. Pengembangan itu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas penumpang pesawat menjadi 75 juta orang sampai 80 juta orang per tahun pada tahun 2022. 

“Terima kasih direksi (PT Angkasa Pura II) sudah mau investasi besar untuk pengembangan Soetta sebesar Rp 9 triliun secara total,” kata Rini.

Lebih lanjut Rini mengatakan kapasitas terbangun di Bandara Soetta sudah jauh di bawah jumlah penumpang yang datang. Kunjungan ke bandara itu sekaligus melakukan penempatan batu pertama (ground breaking) untuk merevitalisasi terminal 1 dan 2. Dengan selesainya revitalisasi terminal 1 dan 2 akan menambah kapasitas penumpang sebesar 18 juta. 

Revitalisasi terminal 1 dan 2 ini baru akan selesai pada tahun 2022. Menurut Rini, di tahun itu, kapasitas penumpang bisa bertambah menjadi 75 juta orang sampai 80 juta orang. Saat ini kapasitas Bandara Soetta, hanya untuk 47 juta penumpang per tahun, namun okupansinya sudah melebihi 60 juta penumpang per tahun.

Sementara pembangunan landas pacu 3 Soetta bakal selesai Juni 2019 ini. Saat ini AP II sedang membangun landas pacu 3 untuk meningkatkan kapasitas pergerakan pesawat di bandara tersebut.

Landas pacu 3 diyakini akan meningkatkan kapasitas pergerakan pesawat rata-rata per tahun sebesar 5 hingga 7 persen. Saat ini kegiatan operasional penerbangan hanya menggunakan 2 landas pacu dan 4 pararel taxiway.

Menurut Rini dengan ditambahnya landas pacu maka akan menambah jumlah pergerakan pesawat menjadi 120 pergerakan pesawat dalam satu jam. Saat ini ada 81 pergerakan pesawat dalam satu jam.

“Belum sampai terminal 4 ya. Terminal 4 baru di tahun 2024. Insya Allah bisa full kapasitas di tahun 2024,” ucapnya.

Nantinya, terminal 4 Bandara Soekarno Hatta akan dibangun di atas lahan seluas 120 hektar. Kapasitas penumpangnya diperkirakan sebesar 45 juta penumpang. (*)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close