DomestikHot NewsNews

Garuda Indonesia Fokus Pada Perbaikan Operating Indikator

Infopenerbangan,- Sepanjang kuartal pertama tahun ini PT Garuda Indonesia Tbk telah mencatatkan rugi bersih 98,5 juta dolar AS atau sekitar Rp1,31 triliun (kurs 13.300). Namun, Garuda optimis bahwa perseroan bisa memberikan kinerja yang positif hingga akhir tahun, demikian dijelaskan Direktur Utama GIAA, Pahala Nugraha Mansury.

PT Garuda Indonesia Tbk akan focus pada perbaikan operating indikator untuk meningkatkan kinerja sejak awal tahun ini.

Pahala mengatakan, perbaikan operating indikator ini termasuk utilisasi pesawat yang mengalami peningkatan. Dampaknya, kinerja perseroan menjadi lebih baik di kuartal kedua ini dari kuartal pertama 2017.

“Kita lihat dari sisi jumlah passengers yang diangkut itu mengalami kenaikan kita lihat dari beberapa operating indikasi termasuk utilisasi pesawat,” kata Pahala.

“Kalau dari sisi operatting resultnya, mudah-mudahan akan bisa positif tapi kita lihat harus dari triwulan tersebut artinya tidak memperhitungkan akumulasi dari kinerja sebelumnya. Tapi kita cukup optimis bahwa untuk triwulan IV saja operating resultnya kita insyaAllah akan positif,” lanjut Pahala.

Tahun ini Garuda Indonesia juga akan membuka rute penerbangan baru yang akan diluncurkan hingga akhir tahun. Rute baru tersebut adalah Chengdu (China)-Denpasar, Makassar-Raha dan Jakarta-Banyuwangi. (*/Fjn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close