DomestikHot NewsNews

LAGI! PENUMPANG LION AIR BERCANDA BAWA BOM

PENUMPANG LION AIR BERCANDA BAWA BOM KEPADA PENUMPANG LAIN

Infopenerbangan,- Seorang penumpang Lion Air JT280 rute Jakarta-Kuala Lumpur YS (25) menyampaikan lelucon kepada penumpang lain bahwa bom telah diletakkan di dalam pesawat.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan lelucon YS ini mengakibatkan pesawat Lion Air JT280 mengalami penundaan penerbangan sekitar 2,5 jam.

Seluruh bawaan penumpang diturunkan dan diperiksa, termasuk 127 penumpang dewasa dan enam anak-anak.

Petugas mengadakan pemeriksaan menyeluruh. “Hasil pemeriksaan, tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain mencurigakan di pesawat, yang dapat berpotensi membahayakan penerbangan,” ujar Danang.

Akibat insiden ini, Lion terpaksa mengganti pesawat pada penerbangan JT280 dari Boeing 737-800NG (B378) registrasi PK-LJV ke Boeing 737-800NG registrasi PK-LOP. Lion Air menegaskan, bahwa kedua pesawat tersebut dinyatakan laik terbang dan aman.

Pesawat akhirnya lepas landas pukul 14.15 WIB dari jadwal terbang semula pukul 11.40 WIB dan telah mendarat di Kuala Lumpur pukul 17.01 MYT.

YS sendiri diturunkan dari pesawat berikut barang bawaannya. Lion Air telah menyerahkan YS ke kepolisian bandara, dengan didampinngi Avsec Lion Air Group serta Avsec Angkasa Pura II, untuk dilakukan proses penanganan lebih lanjut.

“Lion Air Group menghimbau dan menegaskan kepada seluruh pelanggan maupun masyarakat, untuk tidak menyampaikan informasi palsu, bergurau atau ┬ábercanda, atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat. Mengacu pada Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (UU Penerbangan), semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong, merupakan tindakan melanggar hukum, akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib,” ujar Danang. (*/Np)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker