DomestikHighlight

Lokasi Pencarian Aviastar Sangat Berat

Lokasi pencarian hilangnya pesawat Aviastar sangat berat, 80 persen pegunungan, tebing curam, hutan lebat dan tidak berpenghuni. Hal ini dijelaskan oleh Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo.

” Oleh karena itu, besok yang pas itu alat utama yang digunakan adalah helikopter masuk ke celah-celah,” ujar Soelistyo seperti dikutip Kompas.com.

Soelistyo juga mengaku selama dua hari ini pencarian pesawat lewat darat dan udara dengan total personel yang dikerahhkan 250 orang dari SAR gabungan.

“Jalur darat itu semua sudah bergerak dan total Tim SAR yang mencari itu lebih 250 orang,” katanya.

“Kami akan melanjutkan pencarian menjadi enam sektor, kita konsentrasikan daerah Suli-Siwa. Daerah pesisir antara Palopo ke arah selatan Siwa, kita coba ke daerah sana,” kata dia.

Menurutnya, kegagalan dalam menemukan pesawat juga karena kabut yang menghalangi pandangan.

Pesawat Aviastar jenis Twin Otter DHC6 bernomor penerbangan MV 7503 yang lepas landas dari Bandara Andi Jemma, Masamba, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10) pukul 14.25 Wita menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, dan hilang kontak pada sore hari. (*/Fjn)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close