DomestikHot NewsNews

Merugi, Garuda Indonesia Kaji Ulang Rute Penerbangan

Infopenerbangan,- PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk membukukan rugi bersih sebesar 98,5 juta dollar AS pada tiga bulan pertama 2017, atau sekitar Rp 1,31 triliun (kurs 13.300).

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan, kenaikan harga bahan bakar avtur merupakan penyebab kerugian utama Garuda Indonesia. Avtur yang naik 54 persen dari 189,8 juta dollar AS menjadi 292,3 juta dollar AS, dalam setahun terakhir.

Selain karena harga avtur, Pahala juga mengakui beberapa rute penerbangan baik domestik maupun mancanegara mengalami kerugian.

Garuda Indonesia kembali mengkaji 10 sampai 20 rute yang dinilai merugikan, untuk memperbaiki keuangan perusahaan yang pada Kuartal I 2017 yang mengalami kerugian hingga 99,1 juta dolar AS.

“Rute-rute mana saja ini cukup banyak, kalau kita list  ada 10 sampai 20 rute yang akan kita review, jangan sampai rute-rute ini merugikan kita,” kata Pahala di Jakarta, Sabtu (29/4/2017).

“Kami belum memutuskan melakukan penghilangan rute. Kami mesti cari solusinya apa. Dalam satu-dua minggu ini akan kami eksekusi,” tutur Pahala. (*/NP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close